Inilah Hasil RUPS PT Liga Indoneia 2014

Jakarta,KabarNTB – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia 2014 telah selesai dilakukan di Hotel JW Marriot Jakarta, Rabu (8/1) malam. Posisi Chief Exekutif Officer (CEO) PT Liga Indonesia tetap dipegang oleh Joko Driyono.

Rapat yang berlangsung selama dua jam, dari pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB juga telah menyelesaikan beberapa agenda. Diantaranya Laporan Keuangan, Persetujuan program anggaran tahun 2014, dan Manajemen review terutama kaitannya dengan struktur.

Seperti diketahui, Saham PT Liga Indonesia dimiliki oleh PSSI dan 18 klub ISL. Di RUPS ini Liga hanya mengundang 18 klub ISL yang kemarin dan 3 tim promosi ISL musim ini.

Tim yang terdegrasi di ISL musim lalu secara otomatis akan melepas sahamnya. PSSI dan PT Liga sendiri tidak membedakan hak komersil kepada semua klub di kompetisi ISL 2014 nanti.

CEO PT Liga yang baru saja terpilih kembali, Joko Driyono mengatakan, bahwa jabatannya yang double job, kewenangannya ada di PSSI dan pemegang saham Liga.

“Tadi saat ditanya apakah saya siap atau tidak. Saya merasa hanya PSSI dan Liga masih mempunyai pekerjaan yang banyak, amanahnya berat dan saya belum melakukan yang terbaik. Tentu ada beberapa siasat,” kata Joko usai RUPS.

“Sekjen dan CEO itu pegawai. Mengambil kebijakan itu bukan kewenangan Sekjen dan Ceo. Yang jadi perhatian apakah saya bisa bekerja dengan baik? Itu menyangkut kinerja dan kualitas. Jadi kami bukan yg mengambil keputusan. Istilahnya ini buruh keren. Saya yakin dua posisi itu tidak akan ada konflik. Saya akan bekerja lebih keras agar tuntutan kerja di Liga dan PSSI bisa dipenuhi,” harap Joko.

Pria bercamata ini mengungkapkan bahwa tahun 2012/2013 kemarin PT Liga melakukan banyak efisiensi, dan dianggap oleh pemegang saham sangat positif.

“Banyak efisiensi yang dilakukan. Selain itu akan ada beberapa program di tahun 2014 selain ISL, Divisi Utama dan ISL U-21. Di program subsidi alias hak komersial peserta ISL 2014 tetap seperti musim lalu. Proyeksinya di babak reguler mendapat 2 M, masuk babak 8 besar 500 juta, semifinal dan final mendapat 500 juta. Kontribusi komersial, belum termasuk Hak Siar dari TV. Liga masih punya impian  4 sampai 5 tahun kedepan, kontribusi komersial dilakukan berdasarkan kinerja. Nantinya tidak ada  yang mendapat 2 miliar secara rata,” papar Joko.

Sementara itu untuk tim Divisi Utama hanya mendapat 100 juta di babak penyisihan hingga untuk selanjutnya ditambah 50 juta hingga maksimal 250 Juta.

Joko menambahkan dalam Manajemen review di level komisaris ada pergantian karena jabatan itu 1 tahunan masa baktinya.
“Sehingga hari ini adalah masa jabatan terakhir, saat itu Dodie Alex dari Sriwijaya memegang jabatan Komisaris karena  sebagai juara ISL 2011/2012. Penggantinya akan ditunjuk dari wakil Persipura sebagau juara tahun 2012/2013. Sedangkan Direktur Keuangan dijabat oleh Kokoh Afiat,” bebernya.

Sementara itu salah satu perwakilan klub alias pemegang saham, Erwin Dwi Budiawan dari Putra Samarinda mengatakan masa bakti 5 tahun CEO sudah selesai dan dilalui.

“RUPS tadi juga harus mengangkat Direktur Keuangan yang dijabat Koko Afiat. Setelah diadakan pembicaraan, seluruh pemegang saham masih menginginkan Jokdri dan Kokoh menjabat sebagai Direksi PT Liga,” ungkap Erwin.

M Arifin perwakilan klub Barito Putera juga masih masih menganggap Joko Driyono sosok yang terbaik.

“Beliau  the best and capable mulai dari tataran filosofi, konsep dan implementasi dalam perjalanan sepakbola menuju masa depan,” kata Arifin.(Ligaindonesia.co.id/PSSI)

 

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.