Terkait UU Minerba, Karyawan NNT Dituding Terima Promosi Jabatan

Sumbawa Barat, KabarNTB – Sejumlah karyawan PT. Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) yang melakukan aksi menentang kebijakan pemerintah terkait UU Minerba, dituding menerima kompensasi promosi jabatan dari perusahaan tambang asal amerika tersebut.

Tudingan ini bermula dari forum diskusi group Saran Rakyat dijejaring social facebook yang diupload salah seorang anggota forum.Sontak saja permasalahan ini menjadi pembicaraan hangat dikalangan aktivis di Sumbawa Barat dan sejumlah karyawan PT NNT, pro dan kontra terjadi dan beragam pendapatpun menyeruak dalam forum diskusi tersebut.

Maklum saja, salah seorang yang dituding menerima promosi jabatan sebagai Supervisor adalah Iwan Setiawan, yang notabene selama ini dikenal sebagai pejuang pekerja dengan posisinya sebagai Ketua SPAT Samawa, sebuah organisasi pekerja local.

Mengomentari hal ini salah seorang tokoh muda Sumbawa Barat, Syamsuryadi Jibes kepada KabarNTB, selasa (14/1) berpendapat, hal yang wajar ketika seorang karyawan membela perusahaan tempat dia bekerja lalu menerima promosi jabatan apalagi kalau itu merupakan karyawan local, dalam hal ini PT NNT bisa saja menilai ketika perusahaan berkesinambungan operasionalnya tentu akan memberikan kesejahteraan kepada semua karyawan apalagi yang punya prestasi.

Akan tetapi perjuangan yang dilakukan pun menurut politisi PDIP ini, asal dilakukan dengan jujur murni berjuang untuk kepentingan semua karyawan tanpa ada hal hal yang membuat orang lain tersinggung.

“ Saya kira aksi yang dilakukan karyawan baik dalam bentuk demo kemarin bukan melawan pemerintah hanya minta jaminan pada pemerintah untuk memikirkan kembali opsi terbaik terkait penerapan UU Minerba.Disinilah kebijakan pemerintah untuk menilai secara luas untung rugi dari penerapan UU Minerba tersebut, jadi wajarlah kalau karyawan menuntut haknya untuk tetap memiliki pekerjaan”tandas Syamsyuryadi.(Kn-01)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.