Panwaslu Harap Media Jaga Kwalitas Pilkada

“ Kami berharap semua pihak mau bekerjasama, sehingga Pilkada kedepan menghasilkan pemimpin yang benar-benar lahir dari aspirasi rakyat dan bukan di dasari politik praktis dan bentuk kecurangan,” Unang Silatang

Sumbawa Barat, KabarNTB – Dalam rangka mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah Sumbawa Barat 2015, Panwaslu Sumbawa Barat mengajak semua pihak ikut berpartisipasi, terutama media sebagai pilar demokrasi, media diharapkan dapat mengawasi setiap proses Pilkada nantinya terutama pelanggaran sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya.

“Sulit melihat atau berharap kualitas pilkada, kalau tiang demokrasi seperti pers, civil society diam apabila melihat pelanggaran, jadi kita harapkan pers bisa menjadi garda terdepan sebagai mitra strategis pengawas untuk menjaga kualitas pilkada,”imbuh Unang Silatang, S.Kom Ketua Panwaslu KSB saat bincang dengan Media Kabar di Graha Iqro, Selasa (5/5).

Dikatakannya, menjaga kualitas pilkada itu artinya menjaga proses atau setiap tahapan dari tindakan pelanggaran,  seperti politik uang, dll. Keterlibatan masyarakat Pemilih selain media sangat dibutuhkan guna menjada kwalitas Pilkada tadi.

“ Memang secara konstitusional porsi tanggung jawab itu ada di pengawas, tapi pengawas juga tidak akan maksimal tanpa ada partisipasi aktif pemilih.Jadi panwas ksb berharap agar semua pihak lebih peduli.” harapnya.

Enggannya masyarakat atau sejumlah pihak melapor pelanggaran yang terjadi selama Pilkada, menurut Unang disebabkan masyarakat tidak mau mengambil resiko, karena itu pihaknya berjanji nantinya akan menjaga setiap pelapor kalau memang itu dibutuhkan, agar setiap pelapor lebih nyaman dan tidak terganggu secara social.

“ Kami berharap semua pihak mau bekerjasama, sehingga Pilkada kedepan menghasilkan pemimpin yang benar-benar lahir dari aspirasi rakyat dan bukan di dasari politik praktis dan bentuk kecurangan,”demikian Unang Silatang,S.kom.(K-As)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.