BPMPD KSB Optimis Dana Desa Terealisasi 100 Persen

Sumbawa Barat, Kabar NTB – Pemerintah Daerah Sumbawa Barat mealalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD ) Sumbawa Barat optimis dana desa yang berasal dari APBN akan terealisasi 100 persen, meski masih tersisa waktu tinggal 2 bulan ini.

Kepala BPMPD KSB, Ibrahim , S.Sos  mengungkapkan alokasi dana desa untuk Sumbawa Barat pasti akan terealisasi 100 persen, itu dikarenakan pihaknya tetap mengawal dan melakukan pendampingan kepada seluruh desa yang ada di Sumbawa Barat. Alokasi Dana Desa yang bersumber dari APBN tersebut dicairkan dalam 3 tahap dengan ketentuan tahap pertama 40%, tahap kedua 40% dan tahap ketiga 20%.

“ Ada 3 tahap pencairan dana desa, tahap pertama itu sudah cair semua hanya tinggal 1 Desa yang belum, untuk tahap II masih sedang berproses. Tapi yang jelas kami optimis dana desa itu dapat terealisasi 100 persen sampai Desember mendatang “ ungkapnya kepada wartawan media ini (3/11) di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, proses pencairan setiap tahapan tersebut harus merampungkan terlebih dahulu Laporan Pertanggung Jawaban penggunaan dana tahap I baru bisa dicairkan tahap berikutnya, begitu juga seterusnya, kalau itu belum rampung maka pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi untuk melakukan pencairan tahap berikutnya.

“ Kami tetap selektif dalam memberikan rekomendasi kepada desa yang akan melakukan proses pencairan dana desa, karena itu semua tim yang telah kami bentuk itu turun langsung ke desa-desa untuk melakukan pendampingan dan pengawasan dalam pengelolaan Dana Desa tersebut “ jelasnya.

Diakuinya, memang proses pencairan dana desa serta penggunaannya itu masih takut dipergunakan oleh Kepala Desa, itu disebabkan oleh regulasi dari pemerintah Pusat melalui Kemdes yang terlambat datang sebagai pedoman Kepala Desa dalam pengelolaan Dana tersebut. belum lagi terkait dengan proses pendampingan yang baru saja dilakukan tes.

“ Baru kemarin ini kami melaksanakan diklat pengelolaan Dana Desa yang di ikuti oleh seluruh Kepala Desa, Sekretaris desa dan bendahara desa terkait dengan penggunaan, pengelolaan serta pengadministrasian dana desa “ akunya.

Lebih lanjut Ibrahim, terkait dengan pendamping desa yang baru saja dilakukan proses pengerukrutan sangat diharapkan segera di SK kan karena itu sangat membantu desa dalam melakukan proses pendampingan dalam pengelolaan dana desa tersebut,

“ Yang jelas kami sangat berharap agar para pendamping desa yang baru saja ikut tes agar segera diumumkan, mengingat keberadaan pendamping desa itu sangat membantu kami dalam semua proses pengelolaan dana desa “ harapnya.  (K-AS)

 

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.