Saat Abdullah Ingatkan Husni – Mo Tidak Kembangkan Politik Balas Dendam

Sumbawa, KabarNTB – Calon Bupati Sumbawa, Saat Abdullah mengingatkan kepada Bupati dan wakil Bupati terpilih, Husni – Mo tidak menciderai demokrasi yang telah berjalan dengan baik. Apalagi sampai mengembangkan politik bumi hangus atau politik balas dendam.

“Saya sangat menghormati keputusan mayoritas rakyat. Namun hal itu bukanlah tiket atau legitimasi untuk membumi hanguskan mereka yang tidak mendukung bupati terpilih. Bila itu sampai terjadi, maka dipastikan keluarga besar Saat-Jaya tidak akan tinggal diam,” tegas Saat Abdullah, kepada wartawan, Rabu (16/12/2015).

Ia bahkan mengutip lawas Sumbawa yang maknanya sangat dipahami oleh semua orang Sumbawa. “Tutu si renas mu gita. Mara ai dalam dulang. Rosa dadi umak rea,” ujar kata Saat Abdullah.

Setelah dilantik nantinya, Husni-Mo diharapkan harus menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat Sumbawa. Bukan sekedar pemimpin bagi tim sukses dan yang memilihnya.

Saat-Jaya tandasnya, berkomitmen untuk tetap berpartisipasi dan berkonstribusi untuk kebaikan Tau dan Tana Samawa meski berada di luar pemerintahan sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Saat-Jaya akan tetap mengonsolidasikan kekuatan rakyat sebagai pengontrol pemerintahan. Untuk itu Ia akan membangun Koalisi Rakyat dalam rangka mengawal proses pemerintahan agar dapat berjalan on the track.

“Kami tetap akan berbuat untuk Kabupaten Sumbawa. kami siap mendukung semua program pembangunan untuk kesejahtraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Tetapi bila melenceng, saya akan berada di barisan paling depan dalam melakukan control,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini juga, birokrat yang teknokrat ini, menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan pasangan calon nomor urut 3, Husni Jibril dan Mahmud Abdullah dalam Pilkada Sumbawa 9 Desember lalu.

Saat – Jaya menghormati dan menerima hasil dari proses demokrasi yang telah berlangsung.Menurutnya, kemenangan Husni Mo’ merupakan pilihan mayoritas rakyat. Sehingga didoakan semoga Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa terpilih bisa menjalankan tugas dengan baik dan mampu mewujudkan janji-janji kampanyenya.

Saat juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumbawa terutama yang telah memilih pasangan Saat-Jaya. Karena harapan tidak sesuai kenyataan. Namun kata Saat, siapapun tidak bisa menghindari takdir, dan apapun yang ditetapkan Allah itulah jalan yang terbaik.

“Hadapilah takdir dengan kesabaran dan rasa syukur. Karena apa yang kita inginkan belum tentu baik bagi Allah,” ungkapnya

Tidak hanya itu, ia mengaku tidak pernah berdoa kepada Allah untuk meminta kemenangan pada Pilkada Sumbawa. Namun doa utama yang selalu dipanjatkan adalah selalu diberikan jalan yang terbaik oleh Allah, SWT.

Ia bahkan menerima bahwa inilah jalan yang terbaik dan menjadi keputusan Allah SWT yang harus ia terima dengan lapang dada. (K-K)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.