Sail of Journalist HPN 2016, Arungi Lautan bersama KRI Makassar

KabarNTB – KRI Makassar, sebuah kapal tempur yang saat ini tengah bersandar di Dermaga Ujung Surabaya yang mempunyai fungsi utama dalam Operasi Amfibi untuk mengangkut Pasukan beserta seluruh perlengkapan dan kendaraannya, dan dapat juga difungsikan untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam atau Kapal Rumah Sakit.

Memiliki panjang 122 meter, lebar 22 meter, tinggi keseluruhan 35 meter dan dapat mengangkut sekitar 618 personel termasuk awak kapal, 22 ranpur/rantis, 15 truk dan 3 helikopter, berbobot 7. 600 ton.

Kapal buatan Korea Selatan tahun 2007 inilah yang akan menemani ratusan jurnalis menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari mendatang. Kegiatan bertajuk Sail of Journalist, akan mengajak para pemburu berita untuk merasakan sensasi mengarungi lautan bersama KRI Makassar.

Sebagai gambaran, Kapal Perang KRL Makassar merupakan sebuah kapal Landing Platform Dock (LPD) dengan fungsi utama mengangkut pasukan serta seluruh perlengkapan dan kendaraan saat perang. Geladak Lombok (L) paling bawah adalah tempat mesin kapal, diatasnya geladak Kendal (K) adalah tank deck yang mampu memuat 25 tank dan kendaraan tempur (ranpur). Di geladak K ini terdapat sebuah dock well sebagai tempat penyimpnan kapal Landing Craft Utility (LCU).

LCU ini merupakan kapal pendaratan serbaguna jika KRI Makassar tidak memungkinkan untuk merapat di sebuah daratan yang sulit terjangkau.

Tepat di atas geladak J terdapat geladak Halong (H) yang dapat dibilang sebagai lantai dasar KRI. Jika penumpang naik melalui tangga dari luar kapal, maka geladak ini yang pertama kali ditemui.

Di geladak ini ada sebuah pos penjagaan prajurit dan car deck tempat memarkirkan mobil-mobil. Buritan kapal juga berada di geladak ini. Di tiap geladak yang memiliki barak, kamar mandi khas prajurit disediakan. Saat masuk ke dalam kamar mandi, ada sekat-sekat dengan masing-masing pancuran untuk prajurit mandi.

Naik ke atas geladak H adalah geladak Garut (G) yang di terdapat 15 barak untuk pasukan. Tempat makan dan lounge room untuk prajurit. Di geladak ini area santai terpusat. Terdapat ruang semi outdoor yang dijadikan sebagai ruang olahraga sekaligus tempat untuk berkaraoke bagi pasukan. Helipad juga berada di dek ini dan karena di area helipad merupakan ruang terbuka maka penumpang diperbolehkan untuk merokok di situ selama tetap menjaga kebersihan kapal.

Kemudian geladak Flores (F) yang diperuntukkan bagi para perwira dan pejabat kapal. Ada 20 kamar yang disediakan untuk perwira.

Isi kamar pun bermacam-macam. Ada 1 kamar yang bisa diisi oleh 6 orang dengan 3 kasur tingkat. Ada yang hanya berisi 1 kasur tingkat untuk 2 orang yang dilengkapi kamar mandi dalam. Kemudian geladak paling atas adalah Deck Demak (D) yang merupakan geladak tempat orang-orang berkomunkasi dengan isyarat lautan, dilengkapi dengan lampu-lampu, tanda isyarat dan bendera-bendera serta persenjataan lengkap.

KRI Makassar yang pernah ditumpangi oleh Presiden SBY dan istri saat Latihan Gabungan TNI dan Sail Raja Ampat, akan membawa sekitar 200 jurnalis se Indonesia dari tempatnya bersandar di Surabaya menuju pulau Lombok untuk acara Hari Pers Nasional. Rencananya rombongan jurnalis akan berangkat tanggal 5 Februari 2016 untuk mengikuti serangkaian agenda kegiatan Hari Pers Nasional (HPN).

Muhammad Iqbal, dari berbagai sumber.Panitia HPN 2016

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.