Mantan Ketua KNPI Sumbawa, Seoharto SH Meninggal Dunia

Sumbawa, KabarNTB – Innalillahi WainnaIlaihi Rojiun  (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali, QS. Al-Baqarah 2:156), masyarakat Sumbawa kembali kehilangan salah satu putra terbaik, Soeharto, SH, M.Si mantan Ketua KNPI Kabupaten Sumbawa Periode 2004 -2009, menghembuskan nafas terakhir, Kamis (26/3/16) di ruang ICU RSUP H.L Manambai Sumbawa Besar petang tadi. Menurut rencana Almarhum akan disemayamkan ditempat peristirahatan terakhir di pemakaman umum Labuhan Sumbawa, besok Minggu pagi (27/3/16).

Semasa hidup, Almarhum dikenal sangat aktif berkiprah diberbagai organisasi, gemar berdiskusi dan memberikan sumbangsih pikiran ditengah kehidupan masyarakat Sumbawa dan Sumbawa Barat.Diakhir hayat mantan anggota DPRD Sumbawa dari partai Golkar selama 3 periode ini,  mengisi aktivitas keseharian sebagai pengacara senior.

Sosok Soeharto bagi sebagian kalangan di Sumbawa tak terkecuali di Sumbawa Barat, dikenal bersahabat dan tidak sungkan-sungkan membagi ilmu dan memotivasi generasi muda, ia pun di kenal dekat membangun komunikasi dikalangan insane pers.

Kepergiannya meninggalkan kesan berduka yang mendalam, baik dari keluarga, sahabat dan rekan rekannya, mereka menilai sosoknya adalah pribadi yang sangat baik.Diberbagai forum diskusi melalui group  chat Massangger dan media social seperti Facebook, ucapan bela sungkawa terus mengalir sejak kepergiannya petang tadi.

“Ketemu abang saya ini pertama kali tahun 2002, saat itu beliau berkunjung ke LSM Aspirasi Taliwang, kami berdiskusi dan saling berbagi saat posisi beliau menjadi anggota DPRD Sumbawa dari partai Golkar. Satu kata yg masih teringat diotak saya sampai saat ini beliau nyatakan ke saya dinda punya potensi, dinda suatu saat nanti menjadi tokoh yang diperhitungkan di sumbawa ini, Kata-kata bung Suharto SH saat itu saya pikir beliau berlebihan. Namun apapun hasilnya beliau telah memberi semangat hidup untuk saya hingga hari ini. Kini, bung telah pergi mndahului kami, selamat jalan bung Suharto SH, semoga amal ibadah diterima di sisi Allah SWT,” tulis Benny Tanaya, pegiat LSM di Sumbawa Barat, diakun Facebooknya.

Ucapan bela sungkawa lainnya seperti ditulis Suryo, menyampaikan, “Innalillahi WainnaIlaihi Rojiun , Ya Allah Om Harto, aku bersaksi bahwa beliau adalah orang yang baik, begitu banyak ilmu yang kutimba dari beliau,” tulisnya di group Whartsapp Chat Massanger.

“ Innalillahi, bang Harto, demikian panggilan akrabnya buat kami dahulu, beliau teman diskusi yang baik.Singkatnya beliau memiliki sejarah yang baik dan membanggakan,”kenang Masyur, masih dalam forum diskusi Massanger yang sama, seperti dikutip KabarNTB.

Bagi masyarakat Sumbawa Barat, nama Soeharto semasa hidup saat menjabat sebagai anggota DPRD Sumbawa sangat dielu-elukkan, ia menjadi pintu pembuka dalam Sidang DPRD Sumbawa, saat pembahasan pemekaran kabupaten Sumbawa-Sumbawa Barat kala itu. Pidatonya yang vocal memberikan harapan tercetusnya pemekaran Sumbawa dan Sumbawa Barat, yang kini dirasakan manfaatnya bagi masyarakat didua Kabupaten tersebut.

“ Kami masih ingat bagaimana beliau membuka jalan terjadinya pemekaran Kabupaten Sumbawa saat demonstrasi warga KSB menuntut Pemekaran saat itu di DPRD Sumbawa, menurut kami beliau sangat tanggap dan cerdas dalam melihat aspirasi rakyat, ia mampu memberi solusi ditengah kebuntuan,”ungkap Wawan salah seorang warga KSB, mengenang peran Almarhum saat menjabat sebagai anggota DPRD Sumbawa kala aksi tersebut.

Kepada KabarNTB, semasa hidup almarhum banyak memberikan pandangan terhadap pembangunan Sumbawa dan Sumbawa Barat, salah satu yang membanggakan menurutnya adalah tercetusnya Pemekaran Wilayah Kabupaten Sumbawa. Pemekaran wilayah katanya, memberikan pendekatan pelayanan dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat tana samawa yang begitu luas.

“ Dalam pemekaran Sumbawa, kami sanggat bangga dengan sosok Kyai Zul, beliau pemimpin besar yang mampu membangkitkan partisipasi masyarakat, berjuang dengan konsisten hingga mewujudkan terbentuknya Kabupaten baru Sumbawa Barat, buah dari pemekaran itu tentu dirasakan masyarakat Sumbawa dan KSB, ” ujarnya yang selalu disampaikan saat bincang dengan KabarNTB, semasa hidupnya.

Soeharto, SH kini telah tiada, namun jasa dan pengabdiannya bagi masyarakat tana samawa tentu tidak akan terlupakan, selamat jalan Mas Harto, Innalillahi Wainnailaihi rojiun, semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT.Amin Ya Rabbal alamin (K-1)

 

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.