Meski Pembinaan Agama Gencar, Napi Masih Ada Yang Nyabu

Sumbawa, KabarNTB – Nama Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sumbawa kembali tercoreng, kali ini seorang Narapidana bernisial SA, yang merupakan pindahan dari Lapas Lombok Timur, terbukti mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Ia diketahui mengkonsumsi sabu berdasarkan hasil tes urine oleh BNN dan Sat Res Narkoba Polres Sumbawa, Rabu (23/03/2016) di Lapas Sumbawa.

Hasil tes urine tersebut menyatakan di dalam kandungan urine SA ditemukan zat metamfetamine. Tes urine tersebut digelar usai BNN dan Polisi menggeledah seluruh ruangan atau blok narapidana narkoba.

Menurut Kasubag Pembinaan Lapas Sumbawa, M. Saleh, sebenarnya pembinaan gencar dilakukan melalui aspek keagamaan. Bahkan yang bersangkutan diketahui selalu ikut kegiataan keagaman seperti mengaji dan sholat berjamaah di masjid Lapas.

Saleh menyatakan, hampir setiap hari pihaknya mengadakan pengajian di masjid Lapas, bahkan ada pesantren dan semua penghuni Lapas yang beragama islam diwajibkan ikut serta.

“Ternyata itu lebih efektif untuk jiwanya ketimbang kita sekedar saran jangan gunakan narkoba, walaupun di perjalanan masih ada satu yang ketahuan,” kata Saleh.

Aspek pembinaan dari sisi keagamaan menurutnya juga ampuh dalam menjaga keamanan dari pada mempagar betis setiap Lapas.

Kalau mereka yang tidak mampu lagi di bina melalui aspek keagamaan dan kejiwaan maka pihak Lapas Kelas II A Sumbawa akan memindahkan narapidana tertentu ke Lapas Dompu.

“Itu bukannya tidak bisa dibina tapi prosesnya lama dan harus dipindahkan,” kata Saleh.

Ia menegaskan Lapas Kelas II A Sumbawa kini memfokuskan pembinaan dari sisi keagamaan. Juga digelar penyuluhan keagamaan oleh para ustad dari Masjid Syuhada Polres Sumbawa.(K-K)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.