Hari Kartini, Bidan Sumbawa Bagi – Bagi Garam

Sumbawa, KabarNTB – Ada yang berbeda di peringatan Hari Kartini, Kamis (21/04/2016), kali ini di Sumbawa Besar. Sejumlah bidan turun langsung mengenakan pakaian kebaya ke jalan raya yang dipusatkan di samping kantor Bupati Sumbawa.

Mereka mencegat para pengguna jalan, terlihat di tangan mereka sebungkus garam dan pamphlet. Garam tersebut lalu diberikan kepada para pengendara secara cuma-cuma. Tidak sembarang garam yang dibagi gratis tersebut, melainkan garam beriodium untuk mencegah penyakit hipotiroid pada anak.

Ditemui di sela-sela kegiatan tersebut, Kabid Kesehatan Keluarga sekaligus penyelenggaran kegiatan, dr. Nieta Ariyani, mengatakan sebenarnya ada dua kegiatan yang digelar untuk memperingati hari Kartini oleh pihaknya.

Bahwa untuk mengenang hari Kartini bukan dengan suatu yang mewah, tapi mengenangnya dengan mengadakan donor darah, sebab RA Kartini meninggal dunia karena mengalami pendarahan ketika melahirkan.

Kemudian di satu sisi juga menginginkan generasi Sumbawa itu menjadi lebih berkualitas dengan mencukupi mikronutrien yang diperlukan. Salah satunya iodium untuk 1000 hari pertama kehidupan.

“Kemudian kita rangkaikan dengan moment hari Kartini dengan kampanye bebas gangguan akibat kurangnya iodium,” kata Nieta.

Ia mengatakan bahwa Iodium penting untuk mikronutrien anak, kecerdasan anak dan pertumbuhannya. Anak akan kerdil, pendek, kecil dan cebol yang diakibatkan kurangnya iodium.

Karena sambungnya, ada sebagian orang yang mempertanyakan kok anak mereka pendek. Padahal jika gizinya mencukupi maka dia akan lebih tinggi dari orang tuanya.

Lebih khusus Nieta menyebutkan, sasaran kegiatannya ini semua masyarakat agar masyarakat mengetahui bahwa garam yang dikonsumsi tanpa iodium ternyata tidak bagus.

“Yang kami libatkan di sini, para bidan di Puskesmas, teman-teman di seksi Gizi Dikes, Seksi Ibu dan Seksi Anak Dinas Kesehatan. Ada 500 bungkus garam yang dibagi hari ini. Dilanjutkan besok ke Uma Beringin 500 bungkus,” kata Nieta.

Selain itu, pihaknya juga akan memfokuskan kepada ibu-ibu hamil yang kurang energy kronis (KEK).(K-K)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.