Aneh Dua Kasus Besar Rugikan APBD Tak Serius Ditangani

Sumbawa Barat, KabarNTB – Dua proyek di Sumbawa Barat yang dinilai bermasalah dan merugikan keuangan daerah, yakni pengerjaan fasilitas komplek KTC dan Biogas tahun 2014 hingga kini belum digarap serius aparat penegak hukum.

Hal tersebut dianggap aneh oleh Yusuf Maulah dari Koalisi Masyarakat Bersatu, ia menuding ada permainan dibalik masalah penanganan kasus yang dianggap merugikan Negara Milyaran rupiah.

“ Disini ada kejahatan mestinya aparat penegak hukum baik jaksa maupun polisi harus serius menangani masalah ini,”tandas Yusuf kepada KabarNTB, Rabu (22/6/16).

Dikatakan mantan anggota DPRD KSB dua periode ini, khusus dalam kasus proyek fasilitas KTC, meski pihak kontraktor dalam hal ini PT Trilion Glory Nusantara, telah mengembalikan uang ke Pemda setempat, namun proses hukum harus terus berjalan, karena menurutnya ada dugaan praktek niat jahat dalam proses pelaksanaan proyek tersebut.

“ Kalu tidak salah sebelumnya kasus ini sudah ditetapkan seorang tersangka, mestinya ini terus diusut tuntas,”imbuhnya.

Koalisi Masyarakat Bersatu ditegaskan Yusuf, kembali akan membuat laporan terkait dugaan kejanggalan dua item proyek tadi.

“ Senin depan kita akan bersurat ke Polres KSB, agar kasus ini bisa ditindak lanjuti lebih serius,”ungkapnya.

Secara terpisah sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sumbawa melalui Kasi Pidsus, A. Agung Raka, SH, kepada KabarNTB menegaskan pihaknya mengaku masih mengumpulkan data khusus terkait kasus Proyek fasilitas KTC, pihaknya terlambat memproses sejumlah kasus dugaan korupsi di KSB karena minimnya personil kejaksaan Negeri Sumbawa,.Sebelumnya ia pun berjanji akan turun ke KSB untuk mengumpulkan sejumlah data.

Sementara itu Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, S.Ik dalam silaturrahmi dengan media beberapa waktu lalu, sempat menyentil terkait penanganan kasus dugaan korupsi di KSB.Menurutnya pihaknya tidak serta merta melakukan penanganan Tipikor jika Inspektorat Daerah belum tuntas melakukan pemeriksaan awal.

“ Jadi kita ikuti aturan yang ada,” katanya.(K-1)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.