Masuknya Investor Akan Membuka Lapangan Pekerjaan Bagi Masyarakat

KabarNTB, Mataram – Potensi Sumber Daya Alam  (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Bima sangatlah besar. Dua hal tersebut merupakan anugerah yang sepantasnya dimanfaaatkan dengan baik untuk  kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Bima itu sendiri.

Menurut CEO PT. Bukit Berlian Sambava (BBS), kehadiran para investor yang hendak menanamkan sahamnya di Bima hendaknya diapresiasi secara positif oleh semua pihak, baik pemerintah terlebih lebih masyarakat. Hadirnya para investor akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, serta menjadi jalan bagi majunya perekonomian masyarakat.

“Ketika investor masuk, Pemda setempat harus melakukan sosialisasi yang intens pada masyarakat terkait tujuan serta usaha yang akan dilakukan para investor ini. Semuanya harus dilakukan secara transparan tanpa ada yang ditutup tutupi. Hal itu untuk menghindari hal hal yang bisa membuat semua pihak tidak berpikir yang macam macam dikemudian hari,”katanya.

“ Dan yang paling utama dari semua itu adalah rasa aman serta kondusifitas daerah. Para investor akan benar benar yakin dan mau menanamkan modalnya apabila daerah kita aman tanpa ada konflik di dalamnya, “ papar Herman lebih lanjut.

Dikatakannya lagi, banyaknya tindak kejahatan yang terjadi ditengah masyarakat baik itu maling, perampokan,jambret, curanmor dan lain lain diakibatkan karena kurangnya lapangan pekerjaan. Masalah social yang menjadi penyakit masyarakat ini tidak terlepas dari minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia buat masyarakat. Sehingga, bagi sebagian masyarakat yang berpikiran sempit, menempuh jalan sesaat sekalipun mereka lakukan demi menunjang hidup mereka, dan hal seperti ini harus kita pangkas dan luruskan.

Menurut Herman, tiap tahun, ratusan  para sarjana asal Bima yang diwisuda oleh kampus kampusnya yang tersebar di berbagai daerah yang ada di Indonesia, setelah mereka tamat kuliah, peluang untuk mendapatkan pekerjaan sangat sedikit. Kebanyakan dari mereka menjadi pengangguran. Dan hal inipula menjadi salah satu munculnya berbagai macam persoalan social.

“ Pemerintah harus bekerja keras dalam persoalan langan pekerjaan ini sehingga nantinya Bima bisa maju dan bersaing dengan daerah lain yang ada di Nusantara,” ujar eksekutif muda ini.

Disinggung mengenai Konflik antara PT. Sanggar Agro dengan masyarakat dikawasan Tambora yang akhir akhir ini menjadi topic perbincangan, ia tak berani terlalu jauh masuk dalam persoalan tersebut.

Namun sebagai putra asli Bima yang terjun sebagai pengusaha, ia berharap agar semua pihak bisa menyelesaikan persoalan tersebut dengan kepala dingin.

“Antara pemerintah, masyarakat dan perusahaan harus duduk bersama untuk mencari jalan keluar yang terbaik, dan lagi lagi kepentingan masyarakat yang harus diutamakan,” ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi via Handphone, Minggu (28/8).(K-Y)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.