Korban Terseret Arus Sungai di Bima Ditemukan Meninggal Dunia

KabarNTB, Bima –  Tim rescue Pos Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Bima dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Orari, dan masyarakat berhasil menemukan jenazah Faridah (35) pada Selasa (3/1). Perempuan asal Desa Tarlawe, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima tenggelam akibat terseret arus di Sungai Tarlawe kemarin.

Sebelumnya, BNPP Kantor SAR Mataram menerima Laporan dari BPBD Kabupaten Bima bahwa pada Senin sore sekitar Pukul 17.00 Wita satu warga Desa Tarlawi hilang terseret arus sungai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasubsi operasi Kantor SAR Mataram memerintahkan 1 tim rescue Pos SAR Bima ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Pukul 06.00, tim langsung melakukan pencarian bersama potensi SAR yang ada di lokasi kejadian. Pencarian dilakukan secara manual dengan menyisiri aliran sungai Tarlawi,” kata Koordinator lapangan SAR Aryansah Sosilo, Selasa (3/1).

Ia melaporkan kepada Basarnas Kantor SAR Mataram pencarian hanya dapat dilakukan secara manual karena kuntur sungai yang curam dan sempit, namun berkat kerjasama seluruh tim yang terlibat korban berhasil ditemukan.

Ia mengatakan korban ditemukam sekitar 8 km dari lokasi kejadian tepatnya di sungai Tono Huni kecatan Wawo Bima. Jenazah koban langsung dievakuasi kemudian dibawa ke Pukesmas Wawo. (K-Y)

 

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.