‘Negeri di Atas Awan’ Sukses sebagai Tuan Rumah Mantar XC Open 2017

KabarNTB, Sumbawa Barat – ‘Negeri Diatas Awan’ Desa Mantar Kecamatan Poto, Sumbawa Barat NTB,  sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan Mantar Paragliding XCross Country Open (Mantar XC Open) 2017 yang dilaksanakan pada 18 – 24 Juli 2017 lalu.

Event olahraga paralayang berskala dunia pertama yang digelar di Pulau Sumbawa itu, diikuti oleh 87 orang pilot dari 15 negara, baik sebagai competitor maupun fun flyer.

“Alhamdulillah Mantar XC Open berjalan lancar dan tanpa accident. Para penerbang juga senang terbang di Mantar karena merupakan salah satu site Paralayang berkelas yang tidak kalah dibandingkan site paralayang lainnya di seluruh dunia,” ungkap Event Manager Mantar XC Open 2017, Deden Zaidul Bahri, pada acara penutupan yang dilaksanakan Senin malam (24 Juli 2017 ).

Deden yang juga Ketua KONI Sumbawa Barat, menyatakan penghargaan atas kehadiran para pilot dari belasan Negara yang berkesempatan berkompetisi di event tersebut.

“Kita berharap di ajang berikutnya, para pilot ini bisa kembali ke Mantar agar KSB bisa semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan baik oleh wisatan local maupun mancanegara,” katanya.

Deden juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan Mantar XC Open, khususnya panitia lokal yang ada di Mantar karena keberadaan mereka sangat membantu pelaksanaan kegiatan. Apalagi dengan zero accident yang berhasil dicapai karena hal tersebut merupakan point penting dalam penyelenggaraan event berskala internasional.

Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin yang hadir bersama wakil bupati Fud Syaifuddin, mengatakan, Mantar harus bisa menjadi site paralayang yang terbaik di NTB. Untuk itu, bupati menyatakan untuk pelaksanaan event-event berikutnya, Pemda siap mensupport maksimal.

Pemda juga akan melakukan penataan yang maksimal terhadap site Mantar. Sehingga para wisatawan yang berkunjung bisa terlayani dengan maksimal.

“Upaya ini agar kedepan Mantar berkembang dan semakin dikenal dan pariwisata KSB semakin dikenal di kancah internasional,”  harapnya.

Sementara  itu, para pilot paralayang dari India, Pakistan dan Jepang, mendominasi perolehan juara di event Mantar XC Open 2017.

Untuk kategori team peringkat pertama diraih oleh tim Katana dari Jepang, disusul team dari India dan tim dari Pakistan menempati peringkat tiga. Di kategori women diraih oleh Foram penerbang asal India. Sementara untuk kategori Sport diraih oleh Pinku asal India di peringkat pertama, kedua diraih oleh Nori penerbang asal Jepang, dan ketiga diraih oleh Shanker asal India.

Di nomor overall peringkat pertama diraih oleh penerbang asal India Pinku, peringkat kedua diraih oleh Ikal asal Indonesia, dan peringkat ketiga diraih oleh Nori penerbang asal Jepang.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.