PPP Menilai Penataan Dapil KSB Terkesan Dipaksakan

KabarNTB, Sumbawa Barat – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumbawa Barat menyatakan rencana penataan Daerah Pemilihan (Dapil) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk pelaksanaan Pemilu 2019, terkesan dipaksakan.

KPU KSB merencanakan penataan Dapil I (9 kursi) yang meliputi empat kecamatan menjadi 2 Dapil.

Jika penataan ini terlaksana maka KSB akan terbagi menjadi 4 Dapil di Pemilu mendatang. Yakni : Poto Tano dan Seteluk menjadi satu Dapil (5 kursi) dan Brang Rea – Brang Ene juga menjadi satu Dapil (4 kursi). Total jumlah kursi secara keseluruhan tetap, yakni 25 kursi DPRD (10 Kursi Dapil Taliwang dan 6 Kursi Dapil Jereweh, Maluk, Sekongkang).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PPP KSB, Dedi Damhudy menyatakan, penataan Dapil yang direncanakan oleh KPU KSB tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 16 Tahun 2017, tentang Prinsip Penataan Dapil.

 

Ia menjelaskan, di Pasal 5 Ayat 7 PKPU dimaksud, dijelaskan bahwa prinsip kesinambungan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 huruf g, yaitu penyusunan Dapil memperhatikan penataan Dapil pada Pemilu terakhir, kecuali terjadi perubahan jumlah penduduk yang mengakibatkan alokasi kursi 1 Dapil melebihi batas maksimal dan atau kurang dari batas minimal, adanya pemekaran wilayah dan Dapil yang telah disusun bertentangan dengan prinsip sebagaimana dimaksud pada pasal 4.

“Dari ketentuan pasal ini, jelas tidak ada lagi perdebatan tentang penataan Dapil, khususnya di KSB. Karena tidak satupun syarat yang diatur dalam PKPU Nomor 16 yang terpenuhi,” ujar Dedi Damhudy, kepada KabarNTB, Rabu 17 Januari 2018.

Jika KPU tetap menindaklanjuti usulan penataan Dapil ini, kata Dedi, justeru akan menjadi pertanyaan.

“Kesannya dipaksakan dan patut menjadi pertanyaan. Karena ada indikasi rencana penataan Dapil akan menguntungkan parpol dan Caleg tertentu,” imbuhnya.

Sebelumnya, KPU KSB telah dua kali melaksanakan Rapat Kerja dengan pengurus partai politik dengan agenda penataan Dapil.

Dari Raker tersebut muncul dua opsi. Opsi pertama menetapkan Dapil sebelumnya, dimana KSB terbagi menjadi tiga Dapil. Terdiri dari Dapil 1, Poto Tano, Seteluk, Brang Rea dan Brang Ene, Dapil 2 Kota Taliwang dan Dapil 3, Jereweh, Maluk dan Sekongkang. Sedangkan Opsi kedua, adalah menata Dapil 1 menjadi 2 Dapil.

Setelah Raker dengan partai politik, KPU KSB akan melaksanakan uji publik terhadap rencana dimaksud. Setelah itu baru akan diusulkan ke KPU RI.

Hal senada juga ditegaskan Sekretaris DPC PPP, Iwan Irawan. Ia menyatakan rencana KPU tidak sesuai dengan prinsip penataan Dapil, khususnya point kedua tentang ketaatan terhadap sistem pemilu yang proporsional. Prinsip ini, mengutamakan jumlah kursi besar dalam pembentukan Dapil (mengutamakan 6 – 12 kursi).

“Sementara jumlah kursi di Dapil 1 jika dipecah menjadi dua Dapil hanya berjumlah 5 dan 4 kursi, kurang dari jumlah kursi yang disyaratkan,” ujar Iwan.

PPP sendiri, katanya, dalam Raker yang diselenggarakan KPU telah menolak rencana tersebut dan tetap mengusulkan agar KSB terbagi menjadi 3 Dapil seperti Pemilu sebelumnya.

Ketua KPU KSB, Khaeruddin, secara terpisah, membantah usulan penataan Dapil itu dipaksakan, apalagi untuk kepentingan tertentu.

Ia menjelaskan penataan Dapil merupakan tahapan Pemilu yang mesti dilaksanakan oleh KPU daerah untuk diusulkan, terlepas nantinya apakah akan disetujui untuk ditetapkan oleh KPU Pusat sebagai penentu.

“Penataan dapil KSB telah diusulkan sejak tahun 2008 untuk pemilu 2009 dan tahun 2013 untuk pemilu 2014, bukan kali ini saja. Jadi sangat naif kalau tahapan ini dibilang untuk kepentingan tertentu,” ujar Heru.

KPU sendiri, katanya tetap akan meneruskan proses tahapan penataan Dapil ini. Tanggal 27 Januari nanti akan dilaksanakan uji publik sebelum diusulkan ke KPU Pusat.

“Tahapan ini kami laksanakan justeru mengacu pada prinsip-prinsip penataan Dapil. Kami tetap akan usulkan ke pusat sebagai bagian dari tahapan pemilu,” demikian Heru.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.