Idul Adha Dalam Suasana Duka, Semangat Berqurban Warga KSB Tetap Tinggi

KabarNTB, Sumbawa Barat – Ribuan warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengikuti kegiatan sholat Iedul Adha 1439 H di lapangan Kompleks Kemutar Telu Centre (KTC) Taliwang, Rabu 22 Agustus 2018.

Meski masih dalam suasana duka dan serba terbatas pasca gempa 7.0 SR yang mengguncang pada ahad malam 19 Agutus lalu, namun masyarakat dari seluruh penjuru KSB tetap berbondong-bondong datang melaksanakan sholat ied.

Di momentum hari raya Idul Adha tahun ini, animo masyarakat KSB untuk berkurban tetap tinggi. Itu terlihat dari jumlah hewan qurban baik sapi maupun kambing yang diterima Panitia Hari Besar Islam (PHBI) yang mencapai ratusan ekor.

Bupati KSB, HW Musyafirin dalam sambutannya, mengatakan seluruh kecamatan di KSB terdampak gempa dimaksud. Namun kecamatan Poto Tano dan Seteluk merupakan kecamatan yang terdampak paling parah. Rumah – rumah penduduk dan fasilitas umum rusak, bahkan ada satu orang korban jiwa.

Suasana sholat Idul Adha 1439 Hijriah di lapangan Kompleks KTC, Taliwang, KSB

“Mun masyarakat tidak boleh larut dalam kesedihan dan meratapi bencana gempa bumi ini. Idul Adha ini adalah momentum bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat untuk bangkit, bekerjasama setelah bencana yang terjadi,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak percaya pada berita-berita maupun isu yang tidak jelas sumbernya.

“Seperti tadi malam ada isu kasus pencurian, perampokan, kemudian ada isu tsunami. Saya mohon kepada kita semua untuk mengabaikan semua informasi tidak jelas itu atau berita hoax. Namun demikian saya minta kepada kita semua tetap sabar, tetap semangat dan juga tetap waspada atas kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi,” harapnya.

Sementara Ustadz HM Nur Yasin yang bertindak selaku khotib, menyampaikan bahwa manusia tidak memiliki daya dan upaya kecuali atas izin dan rahmat Allah SWT. Hal ini terimplementasi dalam kalimah ‘Laa hawla walaa quata illa billah’.

“Kalimat ini adalah pengakuan manusia dengan setulus-tulusnya bahwa tidak ada daya upaya dalam segala hal selain atas kehendak Allah SWT,” jelasnya, sembari mengutip kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam, menyadarkan ummatnya yang saat itu menyembah matahari, bintang dan bulan untuk menyembah kepada Allah.

Selain itu HM Nur Yasin juga memaparkan hikmah dan pelajaran yang dipetik dari pelaksanaan ibadah haji.

Sebelumnya pada Selasa malam, PHBI KSB juga tetap melaksanakan kegiatan takbiran keliling. Kegiatan itu juga berlangsung cukup meriah dan semarak. Kontingen peserta dari seluruh KSB ikut ambil bagian dalam pawai takbiran yang dipusatkan di Kota Taliwang itu.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.