Masyarakat Korban Gempa Butuh Air Bersih, TNI Turun Perbaiki Pipa Induk PDAM KLU

KabarNTB, Lombok Utara – Persoalan air bersih yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU) pasca rusaknya jaringan pipa induk PDAM setempat akibat gempat 6,4 SR pada 29 Juli 2018 lalu, tidak lama lagi akan tuntas. Air bersih akan kembali mengalir untuk memenuhi kebutuhan warga setelah jajaran TNI secara proaktif ikut terjun melakukan perbaikan jaringan pipa dimaksud.

Sebelumnya, kondisi jaringan pipa yang rusak itu telah ditinjau langsung oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, pada Jumat 3 Agustus 2018. Sehari setelahnya, Danrem merealisasikan komitmen TNI untuk ikut membantu perbaikan pipa dengan menerjunkan Puluhan Personel TNI dari Yonif 742/SWY bersama anggota Koramil, PDAM dan PMI, pada Sabtu 4 Agustus 2018.

Personil TNI saat melaksanakan perbaikan jaringan pipa PDAM KLU yang rusak akibat tertimpa longsor akibat gempa bumi 29 juli 2018 lalu

Perbaikan dilaksanakan terhadap jaringan pipa yang rusak akibat tertimpa longsor saat gempat di atas bukit Senaru Desa Senaru Kecamatan Bayan KLU. Danrem 162/WB menyatakan perbaikan pipa Induk PDAM KLU ini sifatnya vital dan harus disegerakan karena merupakan sumber air bersih bagi masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Bayan.

“Karena itu kami menerjunkan para Personel bersama petugas PDAM dan PMI naik ke Senaru untuk melakukan perbaikan pipa induk PDAM yang rusak akibat tanah longsor pasca gempa pekan lalu,” kata Rizal sapaan akran Danrem yang juga menjabat sebagai Dantim Posko Penanggulangan Bencana Alam gempa Lombok NTB tersebut.

Dijelaskannya, berdasarkan laporan dari Danramil Bayan maupun pihak PDAM KLU, pipa yang yang harus diperbaiki sepanjang kurang lebih 2 km yang terdapat di delapan titik.

“Masing-masing titik longsoran sekitar 300 sampai 600 meter, jadi lumayan panjang. Kesulitan yang dihadapi tim di lapangan adalah kondisi medan yang lumayan sulit dan terjal,” ungkapnya.

Namun Ia menegaskan, tidak ada alasan untuk tidak diperbaiki karena kondisi saat ini air bersih sangat dibutuhkan baik oleh pengungsi gempa sendiri maupun petugas lapangan terutama dapur umum untuk memasak makanan bagi para pengungsi maupun para petugas lapangan.

Menurut informasi, saluran pipa PDAM ini dimanfaatkan untuk empat desa se Kecamatan Bayan diantaranya Desa Akar-Akar, Desa Mumbul Sari, Desa Sukadana dan Desa Senaru sendiri.

“Semoga pemasangan pipa ini segera selesai sehingga airnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehiari-hari masyarakat kita khususnya di Kecamatan Bayan KLU,” pungkas Danrem.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.