Tuntut Ijin Penggarapan Lahan Blok Sebasang, Warga Selang Demo ke Kantor Camat

KabarNTB, Sumbawa – Puluhan warga Dusun Selang, Desa Krekeh, Kecamatan Unter Iwes melaksanakan aksi demo ke kantor camat setempat, Kamis 15 Nopember 2018.

Warga memprotes tidak diizinkannya mereka untuk menggarap lahan yang berada di Blok Sebasang yang merupakan lahan konpensasi bendungan Batu Bulan. Massa aksi yang awalnya berkumpul di Dusun Selang, melakukan long march menuju Kantor Camat Unter Iwes dikawal aparat Polres Sumbawa.

Suasana aksi demo warga Dusun Selang

Di kantor camat mereka langsung ditemui Camat Unter Iwes, Evi Supiati bersama Kapolsubsektor Kota Ipda M. Yusuf.

Dalam pertemuan itu, perwakilan masyarakat Dusun Selang, Imanuddin, meminta Pemdes Kerekeh untuk memberikan izin penggarapan lahan Blok Sebasang kepada masyarakat dusun setempat. Sebab warga telah menguasai lahan tersebut sejak tahun 2001.

“Dan sejak saat itu Masyarakat Dusun Selang tidak pernah meninggalkan atau menelantarkan lahan tersebut. Lahan tersebut tetap digarap sampai dengan saat ini,” jelas Iman.

“Kami minta Camat Unter Iwes agar memerintahkan Kades Kerekeh agar segera menandatangani surat ijin penggarapan lahan Blok Sebasang, menginggat saat ini sudah memasuki musim penghujan,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi masyarakat Selang, Camat Unter Iwes, Evi Supiati, mengatakan, pada dasarnya Ia tidak menginginkan adanya aksi serupa dilakukan oleh warga. Lantaran Pemerintah Kecamatan Unter iwes sudah berupaya menyelesaikan dan meredam terkait dengan permasalahan lahan Blok Sebasang tersebut.

“Meski demikian, pemerintah kecamatan tetap akan melakukan pemanggilan terhadap Kades Kerekeh untuk membahas permasalahan ini,” ucapnya.

Sementara Kapolsubsektor Kota, Ipda M Yusuf, mengharapkan agar masyarakat bersabar dan tidak melakukan hal yang tidak diharapkan atau main hakim sendiri dalam menyikapi semua persoalan.

Dirinya juga menekankan, agar masyarakat Selang menjunjung tinggi proses musyawarah untuk mufakat demi kepentingan bersama.

Dari hasil pertemuan tersebut akhirnya masyarakat membubarkan diri sambil menunggu hasil pertemuan antara pemerintah desa dan kecamatan.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.