1.900 Pedagang Pasar Seketeng Terdampak Kebakaran, Relokasi ?

KabarNTB, Sumbawa – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbawa membuka Posko Informasi penanganan bagi para pedagang pedagang terdampak maupun yang tidak terdampak kebakaran pasar Seketeng.

Kepala Bapenda Sumbawa, Wirawan Ahmad, yang dikonfirmasi saat melakukan tinjauan lapangan di Pasar Seketeng, memaparkan, Posko dimaksud dibuka agar para pedagang terlayani dengan informasi yang cepat dan akurat dari pemerintah daerah.

“Rencananya posko tersebut akan dibuka di bundaran Simpang Mayung depan Pasar Seketeng,” ungkapnya, Kamis 24 Januari 2019.

Foto udara kondisi Pasar Seketeng, Sumbawa pasca kebakaran

Dijelaskan Wirawan, pentingnya posko tersebut menginggat jumlah pedagang yang membuthkan informasi sangat banyak, mencapai 2.267 pedagang. Mereka terbagi atas pedagang kios/petak los/toko berjumlah 615 orang dan pedagang pelataran sejumlah 1.652 orang.

Sementara yang terkena dampak kebakaran sebanyak 1.900 orang pedagang. Pedagang kios/petak los/took sejumlah 525 orang dan pedagang pelataran sebanyak 1.375 orang.

“Yang tidak terkena dampak sebanyak 140 pedagang, terdiri dari kios/petak los/toko sebanyak 90 pedagang dan pelataran sebanyak 150 pedagang,” sebutnya.

Sementara terkait dengan keberlanjutan nasib pedagang, Wirawan menyatakan, pemerintah daerah akan segera memikirkan alternatif dimana lokasi sementara untuk ditempatkan. Bapenda juga akan menginventarisir para pedagang yang terdampak yang kemudian akan di kordinasikan juga dengan pemprov NTB.

“Dari informasi yang kami terima, Pak Gubernur telah berkoordinasi dengan pihak OJK terkait dengan pedagang yang memiliki kewajiban perbankkan akan diberikan keringanan,” ungkapnya.

Selain relokasi sementara, Pemerintah Daerah, lanjutnya, juga akan segera memikirkan untuk membuat lokasi permanen bagi pedagang. Lokasi permanen itu rencananya akan dibuat di Kerato Kecamatan Unter Iwes.

Sedangkan sebagian besar pedagang terdampak yang beralih berdagang di wilayah pasar Brang Bara sejak Kamis pagi 24 januari 2019, menurutnya, hal itu merupakan inisiatif dan respon spontan para pedagang.

“Bukan inisiatif dari kita. Yang jelas kita akan segera memikirkan nasib para pedagang yang ada di pasar Seketeng,” demikian Wirawan.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.