Pantai Poto Batu Porak Poranda Diterjang Gelombang Pasang

KabarNTB, Sumbawa Barat – Gelombang pasang disertai angin kencang yang melanda wilayah Sumbawa Barat pada Kamis, 24 Januari 2019, dini hari tadi, memporakporandakan Pantai Poto Batu, Kota Taliwang.

Meski tidak ada korban jiwa, namun angin kencang disertai gelombang pasang menggerus bibir pantai dan menyebabkan gasebo serta rumah petak yang didiami penjaga pantai Poto Bato roboh.

Kondisi beton pengaman pantai Poto Batu yang berantakan diterjang gelombanh disertai hujan dan angin kencang Kamis dini hari

Gasebo (berugak) yang dibangun Pemda KSB di pinggir pantai bahkan terjungkal. Meski tidak sampai hanyut dibawa air, namun gazebo tersebut rusak parah, dengan atap habis tersapu air dalam posisi teronggok diatas pasir.

Rumah petak yang berdiri persis diatas tanggul pengaman sekaligus pembatas jalan raya dengan area pantai, kondisinya juga tidak kalah parah. Lantai rumah nyaris habis tergerus air dan yang tersisa hanya dinding dan atap yang terbuat dari bahan spandek.

Bahkan beton penahan gelombang yang dipasang Dinas Pariwisata lewat proyek APBD tahun 2018 lalu, juga berantakan. Beton-beton tersebut saat ini berserakan tak beraturan di pinggir pantai.

Tonyman Al Kasim, pemilik “Rastaliank Kawa Pisak” di Pantai Poto Batu, mengkritik keras Dinas Pariwisata terkait proyek beton pengaman pantai itu.

“Dari awal kami sudah bersuara terkait pemasangan beton – beton tersebut yang terkesan asal-asalan. Sekarang terbukti. Belum setahun, jangankan menahan gelombang, malah betonnya yang berantakan,” sesal Tony.

Ia meminta Dinas Pariwisata untuk tidak asal membangun fasilitas, tetapi azas kemanfaatan dan kualitasnya tidak bisa dirasakan masyarakat.

“Percuma buang uang jutaan tapi baru kena air sudah rusak. Kami menuntut keseriusan Dinas Pariwisata untuk menata kawasan wisata. Jangan asal bangun saja,” timpalnya.

Gelombang pasang disertai hujan dan angjn kencang melanda wilayah KSB sekitar Pukul 02.00 Wita, kamis dini hari.

Warga Kota Taliwang sempat dibuat panik, karena peristiwa itu diikuti dengan gempa cukup kuat dan sempat terjadi pemadaman aliran listrik.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.