Paket Fisik SDA Sudah Mulai Ditender, PUPRPP Optimis Pekerjaan Selesai Tepat Waktu

KabarNTB, Sumbawa Barat – Sejumlah program fisik bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (DPUPRPP) Sumbawa Barat tahun 2019 mulai diusulkan ke Unit Pengadaan dan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPSE) untuk dilelang.

Kepala dinas PUPRPP KSB, Amar Nurmansyah, menerangkan, untuk pelaksanaan kegiatan atau program fisik mamupun non fisik bidang SDA sudah siap. Diawali menyiapkan perangkat pelaksanaan semua kegiatan yang tahun anggaran 2019.

“Hingga triwulan ke II pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 bidang SDA telah mengusulkan dokumen lelang sekitar empat paket proyek fisik. Dan empat paket proyek fisik sudah tayang atau dilelang oleh ULP,” ungkapnya.

Empat paket proyek fisik bidang SDA yang sudah proses lelang adalah, Pembangunan Embung Talonang dan jarigan irigasi di Desa Talonang Kecamatan Sekongkang.

Amar Nurmansyah, Kepala Dinas PUPRPP KSB

Paket proyek fisik lain yang tengah proses lelang adalah, pembangunan embung Tiu Pangkema di Kecamatan Jereweh dan paket proyek fisik pembangunan Embung Tiu Kawa Seteluk Kecamatan Seteluk.

Selain itu, paket proyek fisik lain yang sudah dilakukan lelang yaitu, proyek fisik rehab saluran irigasi dan rehab Reban Batu di Desa Air Suning Kecamatan Seteluk.

“Semoga empat paket yang sudah tayang lelang segera ada pemenang tendernya agar bisa segera kerja,” harap Amar.

Ia tidak menjelaskan secara rinci nilai emoat paket proyek dimaksud. Namun yang jelas kata dia, anggaran empat paket proyek fisik yang tengah proses lelang itu, memncapai miliaran rupiah.

Empat paket proyek fisik tersebut, pengerjaannya diprioritaskan lebih awal. Karena selain, nilai masing-masing proyek cukup besar, masa pengerjaan proyek cukup panjang. Masa pengerjaan embung dan saluran irigasi sekitar 6 bulan. Sedangkan masa pengerjaan reban sekitar 4 bulan.

Marwoto optimis dengan telah dimulainya tahapan tender, empat paket proyek fisik itu, pemgerjaannya akan rampung 100 persen sesuai masa kontrak. Selain meminta komitmen pemenang tender, pihaknya akan mengintensifkan pengawasan ditingkat lapangan.

“Capaian pekerjaan harus sesuai dengan tahapan pengerjaan. Pengawasan ketat terhadap paket proyek fisik bidang SDA guna menghindari pemberian perpanjangan masa pengerjaan setelah habis masa kontrak. Intinya, tahun anggaran 2019, tidak boleh ada perpanjangan masa kontrak proyek fisik bidang SDA,” demikian Amar Nurmansyah.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.