BLK Poto Tano Harus Cetak Lulusan yang Mampu Buka Lapangan Kerja

KabarNTB, Sumbawa Barat – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ingin agar BLK KSB terus dioptimalkan untuk mencetak Sumber Daya Manusia. Selain itu, potensi BLK juga agar didorong bisa membuka lapangan pekerjaan melalui perbengkelan dengan memanfaatkan peserta didik atau alumninya.

“Potensi BLK harus dioptimalkan, bukan hanya menciptakan SDM tapi bisa menghasilkan pendapatan, manfaatkan peserta dan alumni BLK, bangun kepercayaan masyarakat bahwa BLK bisa memperbaiki motor, ac, kulkas dan lainnya,” kata Wabup saat embuka pelatihan berbasis kompetensi di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Poto Tano, KSB, Rabu siang 26 Juni 2019.

Selain itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi bersama Kepala UPTD BLK Poto Tano diinstruksikan untuk terus membangun kerjasama, baik dengan UPTD BLK Internasional Lombok Timur dan juga perusahaan.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin dalam acara pembukaan pelatihan di BLK Poto Tano

UPTD BLKI Lotim merupakan UPTD Kementerian yang akan banyak membantu BLK Poto Tano sedangkan kerjasama dengan perusahaan dilakukan agar bisa mempekerjaan alumni BLK. Peserta pelatihan diharapkan mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan disiplin sehingga memiliki skill untuk siap bekerja.

“Tetapi jangan hanya berorientasi bisa siap kerja, namun juga bagaimana bisa membuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya.

Kadisnakertrans KSB, H Muslimin, dalam laporannya menyampaikan, pelatihan ini merupakan pelatihan gelombang ketiga, dengan sub kejuruan teknisi instalasi listrik, juru las SMAW 3G, mekanik junior mobil bensin, teknisi pendingin AC split dan mekanik junior sepeda motor.

Jumlah peserta sebanyak 80 orang. Anggaran pelatihan berasal dari anggaran Kementerian Ketenagakerjaan melalui BLKI Lotim.

“Tahun ini ada 19 paket pelatihan yang akan dilaksanakan di BLK Poto Tano, 18 paket program dari BLKI Lotim dan satu paket melalui APBD KSB,” jelasnya.

Kepala Seksi Program BLKI Lotim, Setya Budi yang hadir dalam pembukaan pelatihan mengatakan, BLKI Lotim siap membantu BLK Poto Tano menciptakan SDM yang handal. Namun harus ada perhatian Pemda sendiri untuk mengoptimlkan BLK Poto Tano. Pertama untuk mengadakan instruktur, sebab BLK Poto Tano belum memiliki instruktur. Keberadaan workshop juga masih kurang.

“Tahun ini anggaran kami Rp. 104 miliar dibanding tahun lalu Rp. 33 miliar, kami siap back up BLK Poto Tano, silahkan siapkan PNS Pemda menjadi instruktur, kami fasilitasi melaksanakan pendidikan tujuh bulan di Jakarta. Kami juga siap membantu peralatan pelatihan,” ucapnya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.