Nissa – Farid dari SMAN 1 Sumbawa Raih Medali Emas Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia

KabarNTB, Mataram – Prestasi membanggakan diraih oleh Syarifah Fatimah Nissatuljannah SB (Nisa) dan Muhammad Farid Andika (Farid), dua orang pelajar SMAN 1 Sumbawa.

Mereka menjadi terbaik (Juara) 1 Nasional di bidang Matematika Sains dan Teknologi, pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia tahun 2019.

Pendamping Nisa dan Farid, Erna Dewi, mengatakan, kedua anak didiknya itu mengusung penelitian berjudul “NOWS (Natural Oil/Water Separator), pembersih tumpahan minyak di air berbahan serat biduri (Calostropis gigantea L)”.

Pada awal seleksi, tak kurang dari 6.000 proposal yang masuk bersama proposal Nissa dan Farid. Setelah diseleksi, proposal dari siswa SMA 1 Sumbawa ini masuk di antara 4.000 proposal yang dapat dilanjutkan ke tahap riset.

Nissa dan Farid bersama guru pendamping, Erna Dewi

Setelah riset selesai, peneliti mengirimkan laporan hasil penelitian dan log book atau catatan proses penelitian.

“Dari 1.200 laporan yang diterima penyelenggara, siswa kami terpilih sebagai salah satu dari 106 finalis nasional, atau salah satu dari 49 finalis di bidang Matematika Sains dan Teknologi,” tutur Dewi.

Setiap finalis harus membuat video profil yang diunggah ke Youtube. Kemudian, melakukan pameran. Dan pada tahap akhir, finalis melakukan presentasi di hadapan dewan juri. Mereka adalah para pakar dari berbagai lembaga dan kampus ternama.

Dan setelah melalui perjuangan yang cukup berat, seluruh proses itu akhirnya terbayar. Nissa dan Farid akhirnya terpilih menjadi juara 1 dan meraih medali emas di ajang tersebut.

Kepala SMA 1 Sumbawa, Masuji Mando mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya. Apalagi, prestasi ini diraih setelah bersaing dengan para pelajar se-Indonesia.

“Takdir Allah. Ini diraih berkat kerja keras dari siswa, bapak ibu guru, dan orang tua. Mereka berusaha dengan keras, melakukan simulasi dan lain sebagainya.. Saya hanya memfasilitasi mereka berangkat dan pembinaan,” ujar Masuji.

Masuji juga mengapresiasi dukungan Gubernur NTB dalam upaya membangun prestasi anak didiknya. Menurutnya, kebijakan dana BOS, bersama Peraturan Gubernur yang memperbolehkan mereka memungut BPP dari orang tua siswa, sangat membantu mengembangkan bakat dan potensi anak didik.

“Perolehan hasil ini tidak terlepas dari proses intra dan ekstrakurikuler sekolah, yang dikhususkan pada pembinaan KIR siswa,” tegasnya.

Prestasi ini, bukan kali pertama diraih oleh Syarifah Fatimah Nissatuljannah SB. Tahun lalu, Nissa bersama tiga rekannya, Nadia Safira, Lauhul Afiat Kahfi dari SMA Negeri 1 Sumbawa Besar dan Andrian dari SMK Negeri 3 Sumbawa Besar juga membuat NTB bangga.

Mereka mewakili Indonesia pada ajang Lomba Penelitian South Easth Asia Matematic Education Organization (SEAMEO), di Jakarta. Lomba tersebut diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, bekerja dengan Lembaga Pendidikan Asia Tenggara.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menerima Nissa dan rekan-rekannya, di Pendopo Gubernur, Ahad 14 Oktober 2019, mengemukakan harapan agar prestasi semacam ini bisa dijadikan inspirasi bagi para pemuda dan pendidik di NTB.

Gubernur berharap, seluruh sekolah di NTB dapat berpacu meningkatkan prestasi. Sehingga siswa NTB yang memiliki kemampuan dan prestasi hebat dapat diikutkan di berbagai lomba di tingkat dunia.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.