PKPI : Daftar Berpasangan jadi Point Penting untuk Firin – Fud

KabarNTB, Sumbawa Barat – Tim penjaringan bakal calon Pilkada DPK Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sumbawa Barat, menerima pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah dan bakal calon wakil kepala daerah, HW Musyafirin – Fud Syaifuddin (Firin – Fud), Selasa 29 Oktober 2019.

Firin – Fud atau yang pada Pilkada 2015 lebih dikenal dengan Paket F3, merupakan yang pertama mendaftar dengan berpasangan ke PKPI.

Baca juga : http://kabarntb.com/setelah-ke-nasdem-firin-fud-juga-daftar-berpasangan-ke-pkpi/

Ketua DPK PKPI KSB, Aheruddin Sidik, menegaskan, semua bakal calon yang mendaftar ke PKPI akan diberi perlakuan yang sama. Semua bakal calon tetap mendapat kesempatan dan peluang yang sama dalam konteks mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon yang akan diusung PKPI.

Ketua DPK PKPI KSB, Aheruddin Sidik berfoto bersama Bakal Calon Wakil Bupati Paket F3, Fud Syaifuddin, Ketua DPC PPP KSB, Amiruddin Embeng disela penyerahan berkas pendaftaran dari Tim Ketua Tim LO,Dedy Damhudi kepada ketua Tim Penjaringan DPK PKPI, Yudi Ardiansyah

Namun demikian, kata Aher, tetap ada referensi – referensi dari DPK yang akan menjadi bagian dari catatan untuk disampaikan sebagai pertimbangan DPN (Dewan Pimpinan Nasional) menerbitkan rekomendasi. Karena sesuai mekanisme internal PKPI, sebelum mengambil keputusan untuk merekomendasikan pasangan calon, DPN tetap meminta pandangan dari DPK dan DPP (Dewan Pimpinan Provinsi), selain juga hasil dari proses yang dilaksanakan tim penjaringan.

Baca juga : http://kabarntb.com/siapa-berkuasa-di-amman-mineral-dan-macmahon/

“Maka tentu InsyaAllah akan kami sampaikan realitas yang ada hari ini, tidak akan kami buat-buat. Tentu ini akan menjadi referensi bagi BPN untuk mengambil keputusan,” ungkapnya.

Setelah melalui proses di DPK, tim penjaringan, sambung Aher, nantinya akan merekomendasikan minimal dua bakal calon ke DPN.

“Ini sebagai pemberitahuan ke rekan-rekan media, bahwa PKPI sampai hari ini belum merekomendasikan siapa-siapa. Tapi prinsipnya bahwa kami, semua pengurus dan kader PKPI loyal dan militan. Kalau partai ke A, kami pasti ke A. Tidak boleh ada kader atau pengurus PKPI yang melenceng dari keputusan partai,” tegas Aher.

Baca juga : http://kabarntb.com/unsa-kembali-cetak-504-ahli-madya-dan-sarjana/

Politisi yang juga Ketua Komisi II DPRD KSB itu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Firin – Fud yang sekaligus mengajak PKPI untuk berkoalisi di dalam ikhtiar melanjutkan kepemimpinan di periode kedua.

“Tentu ini menjadi penghargaan tersendiri bagi kami di PKPI. Ini menjadi point penting yang akan kami sampaikan ke DPN. Proses kerjasama ini sudah berjalan cukup lama, tentu ini akan menjadi referensi tersendiri bagi PKPI,” pungkas Aher.

Ketua Tim Penjaringan DPK PKPI, Yudi Ardiansyah menyatakan, selama penjaringan yang dimulai 20 Oktober lalu, ada empat bakal bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran. Mereka adalah pasangan HW Musyafirin – Fud Syaifuddin, Ustadz HM Nur Yasin (Ustadz Nun), Mustakim Patawari (Ketua DPC Demokrat) dan H Andi Azizi Amin. Sampai Selasa, figure yang telah mengembalikan formulir adalah H Andi Azizi Amin dan pasangan Firin – Fud.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.