Hujan Lebat, Longsor dan Pohon Tumbang Bikin Macet 3 KM di Jalur Sembalun

KabarNTB, Lombok Timur – Hujan deras disertai angin sejak sore hari mengguyur wilayah Kecamatan Sembalun Lombok Timur dan sekitarnya mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang di Pusuk Sembalun, Sabtu malam ini 15 Februari 2020.

Tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di jalan utama penghubung Kecamatan Suela dan Kecamatan Sembalun. Koramil 1615-10/Sembalun bersama anggota Polsek Sembalun dan masyarakat setempat langsung merespon peristiwa itu dengan turun ke lokasi.

Danramil Sembalun, Lettu Inf Abdul Wahab, mengatakan hujan deras sejak sore mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang sehingga mengganggu lalu lintas. Kendaraan yang melalui jakur tersebut mengalami macet sepanjang 3 km.

Petugas dari Danramil dan Polsek Sembalun bersama warga setempat memotong pohon tumbang yang menutupi jalan akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu sore

“Kami bersama anggota Polsek dan masyarakat langsung melakukan upaya pemotongan dan membersihkan pohon yang tumbang sehingga akses jalan bisa dilewati kendaraan,” ungkap Abdul Wahab.

Terkait dengan tanah longsor yang terbawa arus air hujan, menurutnya akan dibersihkan Ahad pagi (16/2) mengingat kondisi tidak memungkinkan karena malam gelap dan licin.

Terpisah, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, mengapresiasi atas kekompakan Danramil bersama anggota Polsek dan masyarakat setempat dalam menyikapi kondisi tersebut dengan mengambil langkah tanggap darurat memotong kayu yang tumbang sehingga arus lalu lintas bisa lancar.

Berdasarakan laporan Danramil, lanjut Dandim, sampai sekitar pukul 22.00 Wita Sabtu malam, di sekitar lokasi sudah empat kali terjadi tanah longsor dan pohon tumbang. “Karena struktur tanahnya yang labil dan berpotensi tanah longsor sehingga begitu hujan deras, tanah yang labil tadi tergerus air hujan, Ini mungkin menjadi atensi kita bersama untuk mengambil langkah preventif kedepan,” terang Dandim.

Selain itu, mantan Danyonif 742/SWY tersebut juga mengingatkan personelnya yang berdinas di wilayah tersebut maupun masyarakat setempat untuk tetap waspada dan berhati-hati jika keluar rumah atau berpergian.

“Jika sudah mulai gelap atau hujan sebaiknya jangan keluar rumah atau berhenti dan mencari tempat yang aman untuk berteduh,” imbuh Donny sapaan akrab Dandim, sembari mengimbau agar tetap menjaga kebersihan lingkungan maupun saluran irigasi untuk meminimalisasi dampak hujan.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.