Gugus Tugas Lobar Akan Tindak Tegas Masyarakat yang Langgar Protokol Pencegahan Covid-19

KabarNTB, Lombok Barat – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Barat akan menindak tegas masyarakat yang masih bandel dan melanggar protokol pencegahan Covid-19.

Sikap tegas itu merupakan keputusan dalam Rapat Teknis Pencegahan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Lombok Barat, di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, pada Senin malam 27 April 2020. Rapat dihadiri Bupati Lobar Fauzan Khalid, Dandim 1606/Lobar Kol Czi Efrijon Kroll, Kapolres Lobar AKBP Bagus Satrio Wibowo, serta Anggota Gugus Tim Reaksi Cepat Penanganan Covid-19 Lombok Barat serta seluruh Anggota Satgas Pencegahan Covid-19 Lobar.

Rapat Tekhnis yang dilaksanakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lombok Barat dimana disepakati tindakan tegas untuk masyarakat yang bandel dan tidak mematuhi protokol pencegahan Covid-19

Melonjaknya jumlah positif Covid-19 di Lombok Barat menjadi salah satu alasan dilakukannnya sikap tegas dimaksud, sebagai langkah antisipasi penyebaran lebih luas. “Salah satunya dengan terus berupaya melakukan pembatasan kegiatan sosial dengan melibatkan 25 orang penyidik Kepolisian,” ungkap Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, selaku Ketua Tim Gugus Tugas Lombok Barat.

Setelah dilakukan sosialisasi lebih tegas ke masyarakat, selanjutnya Tim akan melakukan pengawasan, evaluasi dan penindakan. Penindakan kalau masyarakat masih “pagah” (bandel),” katanya.

Di hadapan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Lombok Barat Kapolres mempertegas, apabila ada masyarakat yang melaksanakan Sholat Jum’at dan Tarawih di Masjid, maka akan dilakukan penindakan.

“Setiap orang atau pihak yang tidak mematuhi keputusan bersama ini dan menghalang-halangi serta memprovokasi orang lain untuk tidak mematuhinya, akan dikenakan sanksi hukum yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Kapolres.

Ketegasan Gugus Tugas Lombok Barat ini beralasan karena masyarakat yang terpapar Covid-19 di Lombok Barat terus bertambah. Berdasarkan Data Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggar Barat menyebutkan, per 27 April 2020, di Lombok Barat, tercatat sebanyak 32 orang positif, 3 orang sembuh, 47 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 57 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Kapolres mengharapkan masyarakat mengikuti apa yang menjadi instruksi pemerintah, untuk bersama memutus mata rantai penyebaran covid 19. “Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lombok Barat sebenarnya tidak berharap untuk melakukan tindakan tegas. Namun apabila masih ada yang tidak mengindahkan instruksi pemerintah dan MUI maka aparat keamanan akan melakukan tindakan tegas,” tandas Kapolres.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.