Pantuan DPRD Sumbawa di Zona Tengah, Petugas Lapangan Keluhkan APD Kurang

KabarNTB, Sumbawa — Dari hasil pantuan lapangan lapangan Tim DPRD Sumbawa di posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di dalam kota Sumbawa, Rabu 8 April 2020, menemukan masih banyaknya keluhan petugas tentang kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Syamsul Fikri yang memimpin rombongan menjelaskan, Tim melaksanakan pemantauan lapangan di empat titik di dalam Kota Sumbawa, mulai dari RSUD, Puskesmas Unit I dan II serta Posko Gugus tugas penaganan covid 19 di kantor Dinas Kesehatan, rata-rata muncul keluhan yang sama mengenai kurangnya stok APD.

“Rata-rata mulai dari puskesmas dan RSUD Sumbawa mengeluhkan stok masker bagi petugas baik itu yang berada dilapangan maupun masker yang dipakai khusus melakukan pemantauan bagi orang dengan Status PDP atau orang dengan Status positif covid-19. Maskernya kan harus yang berstandar nasional atau masker N95,” ungkap Fikri.

Tim DPRD Sumbawa saat melakukan pemantuan di salah satu Posko penanganan Covid-19 di dalam Kota Sumbawa

Kegiatan turun lapangan yang dilakukan oleh DPRD Sumbawa disemua lokasi gugus tugas penanganan penyebaran covid 19 tersebut penting, dalam upaya menginventarisir apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan petugas di masing-masing posko. Selain masker, kata Fikri, petugas di lapangan juga memerlukan sarung tangan serta hand saniteizer.

Adapun tim yang turun di zona tengah terbagi menjadi tiga tim yang masing-masing turun di puskesmas dan dua rumah sakit serta posko yang ada didalam Kota sumbawa. “Juga dilakukan pemantuan di posko Pantai Goa, terminal Sumer Payung serta Puskesmas Labuan Badas, Unter Iwes, Moyo Hilir, Moyo Utara dan Puskesmas Batu lanteh,” imbuh Fikri.

Dari hasil turun lapangan di semua zona itu, nantinya akan dibahas secara kelembagaan apa yang menjadi masukan dan keluhan di lapangan. Termasuk pengadaan APD yang harus segera dipikirkan dalam penanggulangan Covid-19.

“Entah itu pengadaannya langsung melalui Dinas Tekhnis seperti Dikes atau BPBD, itu semua nanti akan dirumuskan dan dibicarakan ditingkat selanjutnya. Yang jelas kami DPRD Sumbawa sudah melakukan pantauan dan inventarisir apa yang menjadi keluhan ditingkat lapangan,” tandas Fikri.

Meskipun dengan APD yang belum lengkap, namun dari pantauan lapangan itu, DPRD mengapresiasi kinerja petugas di masing-masing posko. “Baik itu di puskesmas, Rumah sakit maupun di terminal dan yang lainnya petugas tetap siaga,” demikian Syamsul Fikri.(JK)

di

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.