PTAMNT Diminta Hargai Otoritas Pemda, Pengamat Jangan Buat Statement Bikin Panik

KabarNTB, Sumbawa Barat – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT), diminta untuk menghargai otoritas Pememerintah Daerah Sumbawa Barat terkait program isolasi mandiri terpusat karyawan perusahaan itu di zona merah penyebaran Covid-19 (Pulau Lombok).

Wakil Ketua DPRD KSB, Abidin Nasar mengatakan, pemerintah dan perusahaan harus “duduk bersama” kembali untuk membahas solusi terkait program isolasi terpusat yang sedianya berlangsung sejak 15 April lalu itu.

“Perusahaan harus menghargai otoritas pemerintah daerah, dan saya yakin pemerintah daerah selama ini sudah menjaga maksimal keberadaan OBVITNAS (Obyek Vital Nasional) Tambang Batu Hijau,” ucap Abidin, Rabu 22 April 2020.

Abidin Nasar, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Barat

Menurutnya, semua pihak harus terlibat aktif dalam “perang” melawan Covid 19. Disatu sisi, ia menilai Pemerintah Daerah sejauh ini sudah bekerja sangat maksimal dalam memerangi penyebaran dan penularan wabah virus mematikan itu. Di sisi lain, ia juga menyakini bahwa AMNT sedang berupaya maksimal agar karyawannya tidak terpapar Covid 19, karena hal itu bisa menjadikan perusahaan dianggap lalai bahkan merugikan bisnisnya.

“Semua pihak, termasuk pengamat, jangan saling menyalahkan, apalagi mengeluarkan pernyataan yang justru menyebabkan kepanikan bagi semua pihak di KSB yang saat ini sedang perang melawan Covid 19. Mari kita bahu-membahu, menyelesaikan masalah dengan “duduk bersama”, bukan saling menyalahkan.,” tambah Abidin.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin bersama Forkopimda KSB pada Rabu siang 22 April, kembali bertemu dengan perwakilan management AMNT di Graha Fitrah. Pertemuan untuk membahas tekhnis isolasi terpusat karyawan AMNT itu berlangsung tertutup di ruang kerja Bupati dan merupakan pertemuan kedua antar kedua pihak, setelah pertemuan sebelumnya berlangsung melalui video conference.

Sejumlah perwakilan managemen AMNT yang ditanyai wartawan seputar hasil pertemuan tersebut enggan memberi pernyataan. Begitu pula anggota Forkopimda yang sempat dicegat usai pertemuan.

Namun informasi yang didapat KabarNTB, belum ada kesepakatan yang berhasil dicapai kedua pihak dalam pertemuan itu.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.