Hina Polisi di FB Sambil Pegang Senpi Rakitan, Oknum Pelajar di Dompu Ditangkap

KabarNTB, Dompu – Tim Opsnal Satreskrim Polsek Hu’u dan Resmob Polres Dompu menangkap seorang pelajar, pelaku ujaran kebencian terhadap Instutisi Polri melalui media sosial dengan foto yang sedang memegang Senpi Rakitan.

Pelaku berinisial FA 917 tahun ditangkap di rumahnya di Dusun Finis Desa Hu’u Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu sekitar pukul 21.00 Wita, Ahad 24 Mei 2020. FA merupakan pelajar di salah satu SMK di Raba Bima.

“Pelaku ditangkap karena telah melakukan ujaran terhafap Institusi Polri melalui status di akun facebook miliknya @Muma KRL,” jelas Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto.

Pelaku FA dalam foto yang diunggah di akun facebook miliknya. Selain berfoto dengan senpi rakitan yang akhirnya disita Polisi, pelaku juga menghina Institusi Polri

Dalam akun Facebooknya pelaku menuliskan ujuran kebencian terhadap Institusi Polri dengan menggunakan bahasa Bima Dompu yakni, ” Ndaiku Dou Hu’u, Polisi Bote Polisi Wawi mpoi, lako mpoi, anak haram mpoi, boraee mawausi raka nda’u di lapa re mau wajara rakanahu mena nggomi dohore, Polisi setan eee, polisi di bedi hambuba nahu, aina kainggemu wekimu, polisi lako polisi setan bora lako mpoi nahu la muma anak dou hu’u di bademu”

“Dalam terjemahan bebas, status tersebut menyatakan dirinya orang Hu’u dan memaki2 institusi Polri dengan kata kata kotor dan mengatakan apa perlu kalian tahu saya adalah Muma Anak Hu’u dan pada saat pelaku mengaploud statusnya tersebut Pelaku memegang Senpi rakitan,” imbuh Artanto.

Dari hasil interogasi petugas, FA alias Muma mengaku Senpi rakitan tersebut bukan miliknya melainkan milik saudara A alias KIS (17 tahun), seorang pelajar dari Dusun yang sama dengan dirinya.

Senpi Rakitan yang digunakan pelaku

Tim Gabungan dari Polsek Hu’u, anggota Opsnal Reskrim, Anggota Opsnal Resmob yang di pimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Hu’u selanjut berangkat menuju rumah terduga pemilik Senpi rakitan dimaksud. A Alias Kis yang pada saat itu berada di rumah tetangganya langsung ditangkap. Dari hasil interogasi, A mengaku bahwa Senpi rakitan tersebut sudah dibawa dan disimpan oleh orang tuanya.

“Tim langsung melakukan penangkapan terhadap orang tua A, yaitu saudara J dan atas pengakuannya bahwa Senpi Rakitan tersebut disimpan dengan cara ditanam di pasir pinggir pantai Finis. Dan benar Tim berhasil menemukan BB Senpi rakitan itu dengan disaksikan oleh beberapa orang warga Finis Hu’u,” beber Artanto.

Dari hasil penyelidikan, Polisi juga mengetahui bahwa A dan saudara FA merupakan anggota geng di Kecamatan Hu’u yakni geng “KRL – Kelelawar Liar”. “Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Hu’u kemudian di limpahkan ke Polres Dompu guna penyelidikan lebih lanjut,” demikian Artanto.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.