Perempuan Pembuat Video Sholat Sambil Joget Tiktok Diamankan Polres Loteng

KabarNTB, Lombok Tengah – Personel Polsek Kopang, Kabupaten Lombok Tengah mengamankan terduga pelaku pembuat video tiktok dengan adegan melaksanakan sholat sembil joget yang viral dalam beberapa hari terakhir. Terduga pelaku diamankan pada Senin malam 4 Mei 2020 sekitar pukul 22.45.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, menjelaskan, pelaku merupakan seorang Perempuan berinisial RE (19 tahun), warga Renggung, Dusun Pendangi, Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Pelaku tersebut terancam dikenai Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama atas video tiktok yang diunggahnya di akun medsos miliknya.

RE (jilbab hitam), perempuan pelaku pembuat video sholat sambil joget tiktok saat dimintai keterangan oleh penyidik Polres Lombok Tengah

“Untuk sementara kami akan menerapkan Pasal 156 KUHP dan Undang-undang ITE, dengan ancaman hukuman 5 tahun” ujar AKP Priyo Suhartono, Kasat Reskrim Polres Lombok tengah saat dikonfirmasi, Selasa, 5 Mei 2020.

“Pasal 156 KUHP berbunyi, Barang siapa dimuka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam pidana penjara paling lama empat tahun kurungan,” imbuhnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, sebelumnya RE membuat video tiktok menggunakan pakaian Sholat atau mukena sambil berjoget dan diiringi musik didalam sebuah ruangan. Video dimaksud kemudian tersebar dan viral di media sosial dan memancing berbagai macam protes dari pengguna media sosial lainnya.

Tak ingin dampaknya meluas, Tim dari Sat Reskrim Polres Lombok Tengah langsung bertindak cepat mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan. Saat dimintai keterangan, RE menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat di Indonesia.

“Saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya karena saya sudah membuat video yang tidak bermanfaat. Saya akui kesalahan saya, saya hilaf dan tidak sadar bahwa apa yang saya lakukan itu salah,” ujar RE.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto, menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk tidak terpancing dengan adanya video yang beredar di medsos dan menyerahkan penanganannya kepada pihak Kepolisian.

“Kepada seluruh masyarakat diharapkan agar bijak dalam bermedia sosial, apalagi disaat menghadapi pandemi Covid-19 sekarang ini agar tidak melakukan perbuatan di media sosial yang dapat mengundang keresahan dan kebencian di masyarakat apalagi menyangkut pelecehan keyakinan keagamaan, mari kita ciptakan situasi Kamtibmas yg kondusif ditengah masyarakat,” imbuhnya.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.