Tempat Usaha Akan Ditutup Jika Layani Masyarakat yang Tidak Gunakan Masker

KabarNTB, Mataram – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah pada Sabtu 9 Mei 2020 telah menerbitkan Instruksi Gubernur NTB tentang kewajiban Penggunaan Masker untuk Mencegah Penularan Covid-19.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB, Najamuddin Amy, mengatakan, instruksi Gubernur Nomor 180/181/Kum tahun 2020 tersebut juga mengatur tentang kewajiban pengelola fasilitas umum, pramuniaga dan pedagang untuk menyediakan tempat cuci tangan dan atau hand sanitizer bagi konsumen.

Najamuddin Amy, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB

Pengelola fasilitas umum, pramuniaga, dan pedagang diinstruksikan agar tidak melayani pembeli/penumpang yang tidak menggunakan masker dan mengatur kewenangan TNI/Polri dan Sat Pol PP untuk melakukan pengawasan dan memberikan sanksi jika pemilik / pengelola tidak melakukan ketentuan yang diwajibkan.

“Merujuk pada Instruksi Gubernur tersebut, pemerintah bersama TNI dan Polri akan melakukan pengawasan dan tindakan jika ada warga yang tidak menaati. Untuk pengelola fasilitas umum yang tidak mengindahkan, akan diambil tindakan berupa sanksi penutupan tempat usaha yang nekat melayani warga tanpa masker,” tegas Najamuddin Amy dalam pernyataan resmi Ahad 10 Mei 2020.

“Instruksi Gubernur ini akan kita kawal di lapangan disertai tindakan dan sanksi tegas oleh aparat pemerintah. Pemerintah Provinsi berharap seluruh kabupaten /kota bisa memaknai ini sebagai ikhtiar bersama,” timpalnya.

Aturan mengenai kewajiban menggunakan masker di NTB ini akan mulai berlaku efektif per tanggal 14 Mei 2020.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.