1 dari 3 Pencuri Motor di Sandik Ditangkap Tim Puma Polres Lobar

KabarNTB, Lombok Barat – Tim Puma Polres Lombok Barat berhasil membekuk salah satu pelaku Pencurian Sepeda Motor yang menimpa seorang Mahasiswa bertempat di Dusun Perempung, Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, Selasa 23 Juni 2020 lalu.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, mengatakan pelaku diduga sebanyak tiga orang, salah satunya berhasil ditangkap, pada Ahad 28 Juni 2020.

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial AS, laki-laki 29 tahun asal Sayang-sayang Mataram. “AS dibekuk Tim Puma Polres Lombok Barat, sedangkan terhadap 2 rekannya masih dilakukan pengejaran,” ungkapnya, sembari mengungkap, dua pelaku yang masih diburu Polisi (DPO) berinisial JH alias ET dan L.

Tersangka AS setelah berhasil ditangkap Tim Puma Polres Lombok Barat

Para pelaku mengambil Sepeda Motor korban dengan mempergunakan kunci letter T. Setelah berhasil merusak kunci kontak sepeda motor korban, lalu dibawa kabur dan selanjutnya di jual ke Sekotong. Setelah menerima laporan dan berbekal rekaman CCTV, Tim Puma Polres Lombok Barat dipimpin langsung oleh Ipda Irvan langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku, pada Rabu 24 Juni 2020.

Pelaku teridentifikasi sedang berada di sekitar Sayang-sayang, Kecamatan . Cakranegara Kota Mataram dan sedang ada dirumahnya. “Tim Puma Polres Lobar langsung melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku dan berhasil menangkap pelaku AS alias US,” imbuhnya.

Dari introgasi awal, AS mengaku mengambil sepeda motor di Sandik dan dia juga mengaku bahwa dia mengambil sepeda motor itu tidak sendirian melainkan bersama dengan temannya. “AS melakukan pencurian dengan JH, yang kini masih buron dan di jual kepada L seharga Rp. 1.700.000,” ucapnya.

Berdasarkan pengakuan AS Tim Gabungan Opsnal Reskrim Polres Lobar bergerak mencari pelaku JH Alias ET di rumahnya di Cakranegara. Namun JH Alias ET berhasil kabur melarikan diri, selanjutnya Tim bergerak ke Sekotong untuk menangkap L Alias AL. “Rupanya pergerakan Tim Opsnal sudah diendus oleh pelaku, sehingga JH berhasil melarikan diri terlebih dahulu,” tandasnya.

Adapun barang Bukti yang berhasil diamankan berupa, jaket yang dipakai pelaku saat beraksi, 1 buah Handphone dan 1 unit Sepeda Motor yang digunakan oleh pelaku dalam menjalankan aksinya. Disamping itu, Polisi juga mengamankan Uang sebanyak Rp. 200.000 yang merupakan sisa hasil penjualan sepeda motor curian itu. Atas perbutannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan selama lima tahun penjara.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.