Oknum Staff Desa dari Bima Ditangkap di Dompu Saat Hendak Transaksi Sabu

KabarNTB, Dompu – Timsus Opsnal Sat Resnarkoba Polres Dompu kembali menangkap terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu, Rabu 24 Juni 2020, di Jalan lintas Dompu – Bima, tepatnya di perempatan Sawete (lampu merah) Kelurahan Bali Kota Dompu.

Terduga pelaku Arafik (41tahun) yang berprofesi sebagai Staf Desa, warga Dusun Mangge Na’e, Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Bima, ditangkap sekitar pulul 21.40 Wita.

Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari informasi dari masyarakat bahwa ada seorang pria dari Kabupaten Bima dengan mengendarai Sepeda Motor akan melakukan transaksi Narkoba di wilayah Dompu tepatnya di jembatan Lingkungan Kampo Samporo, Kelurahan Bali.

Suasana penggeledahan kendaraan milik terduga pelaku oleh Timsus Satresnarkoba Polres Dompu

Kasat Narkoba Polres Dompu langsung memerintahkan anggota Timsus Opsnal Narkoba melakukan penangkapan terhadap terduga dan berpesan hindari arogansi serta utamakan keselamatan diri dan Tim.

Berdasarkan pengembangan informasi tentang terduga, Timsus melakukan memberhentikan sepeda motor yang dikendarai oleh seorang pria yang sesuai dengan ciri-ciri terduga pelaku di perempatan lampu merah Sawete. Sebelum dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan Katimsus terlebih dahulu menunjukkan SPRIN GAS ( Surat Perintah Tugas) kepada terduga.

Dari hasil penggeledahan terhadap terduga ditemukan sebuah bungkusan plastik berwarna hitam di sebelah motor tergeletak di tanah yang sengaja dijatuhkan oleh terduga dengan menggunakan tangan kiri. “Setelah dibuka bungkusan tersebut berisi 2 klip plastik ukuran besar dan 1 klip plastik ukuran kecil yang didalam berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis Sabu-sabu,” jelas Hujaifa.

Selain itu ditemukan juga di bawah jok sepeda motor berupa bungkusan tisu dan setelah dibuka terdapat 6 klip plastik ukuran sedang yang didalam berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu-shabu. “Jadi jumlah total barang bukti 9 klip dengan berat keseluruhan 8.13 gram,” jelasnya.

Barang bukti lain yang diamankan dari penggeledahan tersebut 1 buah dompet, uang sejumlah Rp. 150.000, 1 unit HP dan 1 unit sepeda motor. Selanjutnya pelaku beserta Barang Bukti di bawa ke Polres Dompu guna pemerikasaan lebih lanjut.

“Terduga dijerat dengan Pasal 112 ayat (1), (2) dengan Ancaman paling lama 15 tahun penjara dan pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika.dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup dan 20 (dua puluh) tahun penjara,” pungkasnya.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.