Progam BLT DD Lanjut Sampai September, Tapi Nilainya Dikurangi 50 Persen

KabarNTB, Sumbawa – Pemerintah akan melanjutkan penyaluran bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT DD) hingga bulan September mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMD) Sumbawa, melalui Kepala Seksi Pengelolaan Keuangan Desa, Ibrahim, memastikan perihal keberlanjutan program penanganan Dampak Ekonomi Covid-19 itu. Namun demikian nominal BLT DD tahap selanjutnya ini dikurangi 50 persen dari nilai sebelumnya, dari Rp 600 ribu per bulan menjadi Rp 300 ribu per bulan.

“BLT DD tahap selanjutnya nanti rencananya hanya separuh diberikan dari tahap – tahap sebelumnya, yakni Rp300 ribu per bulan. Disalurkan selama tiga bulan. Rencananya tahap selanjutnya tersebut dimulai dari Juli sampai September,” terang Ibrahim diruang kerjanya, Kamis 11 Juni 2020.

Ilustrasi

Ibrahim menjelaskan, perubahan nominal ini mengacu pada Peraturan Menteri Kuangan (PMK) nomor 50 perubahan dari PMK 40 tentang pagu anggaran dana desa. Sedangkan mengenai kriteria penerima manfaat maupun jumlah penerima manfaat masih sama, tidak ada penambahan.

“Bagi desa yang sudah menetapkan peraturan kepala desa tentang penerima manfaat BLT DD harus menambahkan tiga bulan lagi untuk penerima yang sudah ditetapkan sebelumnya. Artinya tidak ada data baru atau tambahan penerima manfaat BLT DD,” terangnya.

Seementara itu, pencairan BLT DD tahap pertama belum cair 100 persen di 157 desa yang ada di Sumbawa. Masih tersisa empat desa yang belum pencairan. Empat desa tersebut akan melakukan pencairan akhir pekan ini dan langsung tiga bulan sekaligus.

DPMD, kata Ibrahim, telah telah menyampaikan kepada pemerintah Desa tidak boleh melakukan pembagian rata. Misalnya karena ada masyarakat yang tidak terakomodir kemudian dibagi rata. “Apalagi sampai mengurangi, karena itu bagian dari penyimpangan dan itu semua untuk tertib dalam melakukan penyaluran BLT DD,” tandasnya. (JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.