Pelaku Pembacokan Perwira Polisi di Utan Meninggal di RSUD Sumbawa

KabarNTB, Sumbawa – Pelaku pembacokan terhadap Ipda Uji Siswanto, perwira polisi yang bertugas di Polsek Utan, Kabupaten Sumbawa, LH alias Bim akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Sumbawa Besar, Senin dini hari 13 Juli 2020. Bim ditangkap sehari sebelumnya, pada Ahad 12 Juli 2020, ketika hendak menyeberang ke Pulau Lombok melalui Labuhan Alas Sumbawa.

“Tersangka menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 03.30 dini hari (13 Juli 2020) di RSUD Sumbawa saat sedang mendapat perawatan intensif,” ungkap Kapolres Sumbawa, Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra yang didampingi Kasat Reskrim, IPTU Akmal Novian Reza, Senin pagi.

Jenazah SH alias Bim tersangka pembacok perwira polisi dibawa pulang dari RSUD Sumbawa. Bim meninggal dunia saat menjalani perawatan pada Senin dinihari

Kapolres mengungkap SH alias Bim merupakan resedivis dari sejumlah kasus kriminal. Aksinya selalu viral dan kerap lolos dari kejaran polisi dan beberapa kali dijadikan DPO. Selain itu, pria bertato ini dikabarkan memiliki jimat “lintah”. Konon dengan jimat ini, meski dihajar massa hingga babak belur, akan pulih kembali ketika minum dan tubuhnya dibaluri air.

Berdasarkan catatan kepolisian, SH adalah pelaku kasus perampokan gaji guru di KSB tahun 2007. SH kembali melakukan aksi perampokan di Toko Emas wilayah Kecamatan Alas Tahun 2015. Tak hanya itu, SH menganiaya Kades Tengah Kecamatan Utan Tahun 2016. Yang paling anyar, SH menjadi tersangka tunggal kasus penganiayaan yang menyebabkan IPDA Uji Siswanto–Kanit Reskrim Polsek Utan meninggal dunia, Jumat, 10 Juli 2020 pukul 10.30 WITA. Sebelum penganiayaan, korban baru saja memediasi kasus pengancaman yang dilakukan SH terhadap salah seorang warga berinisial AG.

Dijelaskan Kapolres, penangkapan Bim dilakukan oleh Timgab Polres Sumbawa yang diback-up Tim PUMA Polda NTB. Saat itu, tersangka hendak menyeberang ke luar Pulau Sumbawa melalui Labuan Alas. Karena Covid, lalulintas perahu nelayan yang biasa melaut terlihat sepi. Ketika mendapat informasi Timgab bergerak ke TKP mengepung tersangka.

Mengetahui dirinya dikepung, tersangka melakukan perlawanan untuk berusaha kabur. Tersangka saat itu dilengkapi senjata tajam. Terpaksa tim melepas tembakan. Satu kali tembakan tak juga mampu melumpuhkan tersangka. Setelah dihadiahi beberapa kali tembakan, tersangka ambruk.

“Kami melakukan tindakan tegas terukur, karena tersangka melakukan perlawanan,” kata Kapolres.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTB menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar arif, bijaksana dalam menyikapi setiap pemberitaan di media sosial dan ikut berperan menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Nusa Tenggara Barat Khusunya di wilayah Sumbawa.(JK/NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.