Lawan Kotak Kosong, Firin – Fud Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada KSB Diatas 80 Persen

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bakal Calon Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, menyatakan optimis tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada 9 Desember mendatang akan melampaui 80 persen dari total jumlah pemilih yang terdaftar.

Meski Pilkada KSB hampir dapat dipastikan hanya akan diikuti oleh satu pasangan calon, yakni pasangan HW Musyafirin – Fud Syaifuddin (Firin – Fud) melawan kolom (kotak) kosong, tetapi bakal calon bupati petahana itu menyatakan yakin tingkat partisipasi pemilih di KSB, akan tetap tinggi seperti pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya.

“Target kita tingkat partisipasi pemilih ini diatas 80 persen. Biasa (pemilih) KSB ini sangat partisipatif. Beberapa kali pemilu selalu diatas 80 persen,” ujar Haji Firin, kepada KabarNTB, di Masjid Agung Darussalam, KTC, Selasa siang 11 Agustus 2020.

Pasangan bakal calon bupati – wakil Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin – Fud Syaifuddin dan ilustrasi kotak kosong

Haji Firin menyatakan, tidak mungkin hanya karena kontestan Pilkada tidak lengkap (melawan kolom kosong) lantas masyarakat tidak mau berkontribusi. Apalagi survey yang telah dilaksanakan beberapa lembaga menunjukkan tingkat partisipasi pemilih di KSB masih diatas 80 persen.

“Mau ada lawan atau tidak ada lawan kondisinya seperti itu. jadi kita sangat yakin dan optimis partisipasi akan tinggi, apalagi sosialisasi dari KPU dan instansi terkait sangat masive,” imbuh Haji Firin.

Seperti diketahui, Pasangan Firin – Fud hanya tinggal menunggu penetapan calon dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan diri menjadi satu-satunya kontestan di Pilkada KSB. Hal ini terjadi setelah partai Nasional Demokrat (Nasdem) memutuskan akan mengusung Firin – Fud. Kepastian dari Nasdem ini tidak hanya membuat Firin – Fud menguasai 21 dari total 25 kursi DPRD KSB, tetapi sekaligus juga menutup ruang bagi pasangan calon lain untuk muncul sebagai penantang. Sementara dua parpol tersisa yakni PBB dan Partai Demokrat, hanya memiliki masing-masing 2 kursi atau kurang 1 kursi dari syarat minimal jumlah kursi DPRD (5 kursi) untuk bisa mengusung pasangan calon.

Demikian pula dengan bakal calon perseorangan. Pada tahapan penyerahan syarat dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat yang dibuka KPU KSB sejak 19 – 23 Februari 2020 lalu, tidak ada bakal calon perseorangan yang menyerahkan syarat dukungan. “Dengan ini diumumkan bahwa tidak ada bakal calon yang masuk melalui jalur perseorangan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat 2020,” ucap Ketua KPU KSB, Denny Saputra dalam pengumuman resmi pada 24 Februari lalu.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.