Mahasiswa PMM UMM Malang Sosialisasi Keliling Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

KabarNTB, Kota Bima – Mahasiswa peserta program Pengabdian Masyarakat (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang Kelompok 85 gelombang 8 di Lingkungan Songgela, Kelurahan Ule, Kota Bima, NTB, terus bekerja menggali kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Lingkungan yang bersih sangat penting untuk kehidupan yang lebih nyaman dan sehat. Salah satu langkah untuk menjaga kebersihan lingkungan yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena itu guna membantu mewujudkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, kami berupaya menyediakan tong sampah untuk masyarakat,” ungkap Anna Fiatul Miftah, peserta PMM UMU Malang, kelompok 85 Gelombang 8.

Mahasiswa PMM UMM Malang memberikan sosialiasi tentang pentingnya pola hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada masyarakat di Lingkungan Songgela

Salah satu kegiatan dalam PMM yang diikuti, sambung Anna, adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Pengadaan tong sampah tersebut diharapkan dapat berguna dan dengan adanya fasilitas pendukung masyarakat bisa lebih mudah untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

“Tong sampah kami buat dengan memanfaatkan drum bekas aspal. Agar terlihat menarik dan berfungsi maksimal, teman-teman membuat penyanggah serta pegangannya. Drum bekas dipilih ukurannya lebih besar dan bisa bertahan lama. Tong sampah tersebut ditempatkan di kawasan yang ramai penduduk atau di tempat umum seperti di masjid,” jelas Anna.

Selain memfasilitasi masyarakat dengan tong sampah, Mahasiswa PMM UMM kelompok 85 gelombang 8 tahun 2020 juga intens melakukan sosialisasi dan edukasi keliling pada masyarakat di Songgela terkait informasi mengenai covid-19.

“Materi sosialisasi seperti tanda dan gejala Covid-19, cara pencegahan, dan lain sebagainya. Kami juga mengedukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan dan tata cara melakukan cuci tangan yang baik dan benar,” ungkap Anna.

Sosialisasi dilakukan dengan cara keliling dari rumah ke rumah dan meminta masyarakat agar berkumpul terlalu banyak serta mematuhi protokol kesehatan. Sosialisasi tentang tata cara mencuci tangan yang baik dan benar dilakukan dengan praktek langsung dan masyarakat diminta untuk mengikuti tata cara yang diajarkan.

“Saat sosialisasi juga dilakukan pembagian masker pada masyarakat. Dengan sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat mendapat informasi yang lengkap tentang Covid-19 dan membangun kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat,” demikian Anna Fiatul Miftah.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.