Opgab Penggunaan Masker, 10 Orang Terjaring, 8 Bayar Denda, 2 Disanksi Menyapu Selokan

KabarNTB, Mataram – Puluhan Personel Polresta Mataram mengikuti kegiatan operasi gabungan (Opgab) penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular dan peningkatan disiplin dan penerapan hukum protokol kesehatan, Selasa 15 September 2020.

Kegiatan dilaksanakan di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB di Jalan Langko, Kota Mataram sekitar pukul 09.15 Wita bersama Dinas dan Instansi lainnya seperti TNI, Polda NTB dan Satpol PP Provinsi NTB dan Kota Mataram. Kegiatan ini dilaksanakan guna menindak dan memberikan sanksi bagi warga masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Petugas Sat Pol PP, Dishub dan Kepolisian di Kota Mataram menyetop seorang pengendara yang tidak menggunakan masker dalam Operasi Gabungan penegakan Perda Nomor 7 tahun 2020

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Provinsi NTB, I Made Gania menyampaikan, setelah melakukan sosialisasi penegakan perda yang digelar sepekan lebih, saat ini saatnya untuk melaksanakan penegakan hukum dengan memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar.

“Kita juga sudah simulasikan kemarin tentang alur pelanggar perda yang ditemukan melanggar. Sudah difahami semua dan perlengkapannya sudah kita siapkan. Kita ada empat meja dan tahapannya sudah jelas,” ungkapnya.

Dari opgab yang digelar selama dua jam itu, sebanyak 10 orang warga masyarakat ditemukan melanggar, 8 orang diantaranya langsung membayar denda sebesar Rp. 100.000 dan 2 orang lainnya dikenakan sanksi kerja dengan menyapu selokan di depan Kantor Dishub Provinsi NTB.

“Jika melaksanakan sanksi kerja sosial. Di meja 1 dibuatkan surat pernyataan sanggup melaksanakan sanksi sosial yang sudah ditentukan di depan selokan Dishub untuk melaksanakan maksimal 10 menit. Setelah itu diberikan surat keterangan sudah melaksanakan sanksi sosial. Itu sudah jelas karena sudah disimulasikan,” bebernya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik menyampaikan, kepolisian mendukung penuh upaya penegakan perda Nomor 7 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular dan peningkatan disiplin dan penerapan hukum protokol kesehatan. Anggota kepolisian selama kegiatan operasi, tetap harus mengedepankan upaya humanis walaupun melaksanakan kegiatan penindakan.

“Hindari kata-kata yang salah. Ini aturannya sudah jelas jangan sampai kita diprotes dan sebagainya,” katanya.

Di kegiatan penindakan ini, Kepolisian tidak hanya memberhentikan pengendara yang tidak menggunakan masker. Pelanggar aturan lalu lintas juga diberhentikan petugas diantaranya ada yang tidak menggunakan helm dan perlengkapan berkendara lainnya. “Sekarang langsung ditindak. Sudah cukup kemarin diberikan sosialisasi,” tegas Taufik.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.