Periksa Kesehatan Bakal Calon, KPU Sumbawa Jalin Kerjasama dengan IDI, HIMPSI dan BNN

KabarNTB,Sumbawa – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa menjalin kerjasama dsengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Wilayah NTB dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati – wakil bupati Pilkada 9 desember mendatang.

Pemeriksaan kesehatan bakal calon penting dilaksanakan untuk pemenuhan persyaratan mampu secara jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan Narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh dari tim dokter yang terdiri dari dokter, ahli psikologi dan BNN sebagai salah satu persayaratan menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Penandatanganan perjanjian kerjasama untuk pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati – wakil bupati Sumbawa antara KPU, IDI, HIMPSI dan BNN

“Selanjutnya akan dibentuk tim pemeriksa kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Tahun 2020 untuk memperoleh Rekomendasi Rumah Sakit tempat dilakukan pemeriksaan kesehatan,” ungkap Ketua KPU Sumbawa M Wildan usai acara penandatanganan perjanjian kerjasa KPU dengan IDI, HIMPSI dan BNN di Auditorium RSUD Provinsi NTB, Senin 31 Agustus 2020.

Wildan menjelaskan, kesepakatan bersama yang telah ditandatangani bertujuan untuk mewujudkan terselenggaranya pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas dari penyelahgunaan Narkoba secara menyeluruh bagi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, sesuai dengan prosedur dan Peraturan Perundangam-uandangan dengan mengedepankan prinsip perlakuan setara bagi bakal calon.

“Dalam Kesepakatan tersebut juga disepakati lingkup pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap Bakal Calon yang dilakukan Tim Pemeriksaan,” sebutnya.

Ia menambahkan, sebelum perjanjian kerjasama ditandatangani, IDI Wilayah Nusa Tenggara Barat telah merekomendasikan Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai tempat Pemeriksaan Kesehatan Bagi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Tahun 2020. yang selanjutnya akan disampaikan secara resmi kepada Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019.

“Yang berbeda dari Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon pada Pilkada sebelumya, untuk Pilkada mendatang, sebelum dilakukan Pemeriksaan Kesehatan, kepada Bakal Calon akan dilakukan Pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), sebagai bentuk komitmen untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” demikian Wildan.

Adapun jadwal pemeriksaan kesehatan bakal calon sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 11 september 2020 dan Pemeriksaan kesehatan terhadap Bakal Calon yang yang dinyatakan diterima Pendafarannya pada masa pendaftaran (4 sampai dengan 6 September 2020).(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.