Mo – Novi Tampil Apik di Debat Kandidat Pilkada Sumbawa Putaran I

KabarNTB, Sumbawa – Pasangan calon Pilkada Sumbawa Nomor Urut 4, H Mahmud Abdullah-Dewi Noviany (Mo-Novi) tampil apik di acara debat kandidat putaran pertama yang dilaksanakan KPU Sumbawa, Rabu pagi 28 Oktober 2020.

Setiap pertanyaan yang diajukan para panelis maupun empat pasangan calon lainnya, selalu dapat dijawab dengan baik oleh pasangan Mo-Novi. Keduanya juga tampil lebih tenang diatas podium.

Dalam hal penegakkan hukum, Mo-Novi mengutarakan beberapa hal penting, khususnya dalam reformasi birokrasi dan bebas korupsi, memerangi narkoba, dan perlindungan perempuan dan anak.

Pasangan H Mahmud Abdullah – Dewi Noviani (Mo-Novi) dalam kegiatan debat kandidat Pilkada Sumbawa Putaran I

Mewujudkan reformasi birokrasi dan bebas korupsi, Mo—Novi akan melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan terhadap masyarakat, salah satunya dengan pemberian reward (apresiasi) bagi birokrat berprestasi dan punishment (sanksi) bagi yang melanggar aturan.

Reward dan Punishment ini sebagai bentuk metode dalam memotivasi petugas birokrasi untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan meningkatkan potensi dalam melahirkan prestasinya. “Kemudian membangun MoU dengan KPK, Kejaksaan dan Kepolisian tentang komitmen pemberantasan korupsi di Sumbawa,” ucap calon bupati, H Mahmud Abdullah.

Mo-Novi juga memiliki program unggulan yakni program ‘Sumbawa Awas’. Implementasinya dengan membuka layanan SMS Center yang langsung terakses ke Bupati dan Wakil Bupati. Masyarakat dapat mengadu dan melaporkan terkait adanya dugaan oknum pejabat yang melakukan pungli, tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintah lingkup Kabupaten Sumbawa dan memberikan jaminan kerahasiaan bagi pelapor atau pengadu.

Dalam konteks perang melawan Narkoba, Mo-Novi berkomitmen untuk membangun MoU dengan BNN dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari narkoba. Memerangi narkoba berbasis desa dimana desa menjadi ujung tombak dalam memerangi dan memberantas Narkoba.

Mo – Novi juga akan memberlakuan jam anak, untuk memberantas penyalahgunaan Narkoba di kalangan anak-anak. Mo-Novi akan memberlakukan jam anak lewat program Magrib Mengaji Isya Membaca. “Waktu magrib anak kembali ke rumah masing-masing untuk mengaji dan beribadah, dan di waktu isya anak anak belajar. Kalaupun mendesak harus keluar di waktu tersebut anak anak harus ditemani oleh orang tua atau keluarga,” imbuh Haji Mo’.

Dalam konteks perlindungan perempuan dan anak, Mo-Novi berkomitmen untu membangun MoU dengan APH (Aparat Penegak Hukum) dan organisasi-organisasi yang konsen dalam pemberdayaan perempuan dan anak. Melakukan upaya preventif, edukasi, dan pelatihan kepada perempuan agar produktif dan berdaya.

“Pastinya pemberian modal usaha. Sebagai upaya meredam tingkat kekerasan dan perkelahian anak anak melalui program Magrib Mengaji Isya Membaca. Kemudian membangun Bale Meditasi yang akan menyelesaikan masalah tanpa harus melalui jalur hukum (kepolisian dan Pengadilan), dengan mengedepankan asas kekeluargaan, musyawarah dan mufakat,” beber Calon Wakil Bupati, Demi Noviani.

“Kalau ada persoalan perempuan dan anak, kasus dalam rumah tangga, perkelahian anak, itu bisa diselesaikan dulu di Bale Mediasi. Bale Meditasi ini nanti terdiri dari mediator, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” timpalnya.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.