Tidak Ada Pilih Kasih untuk Penerima Program Pemberdayaan Masyarakat dari Firin – Fud

KabarNTB, Sumbawa Barat – Calon Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin menegaskan semua masyarakat memiliki hak yang sama dan mendapat perlakuan yang sama dalam pelaksanaan program – program pemberdayaan masyarakat yang digelontorkan selama kepemimpinannya bersama Bupati, HW Musyafirin. 

Sejumlah program, seperti santunan Lansia dan Disabilitas (penyandang cacat), Bariri Nelayan, Petani, Peternak dan UMKM berhak diakses oleh seluruh maayarakat KSB yang memenuhi syarat tanpa pilih kasih.

“Seluruh rakyat KSB, yang memilih kami (di Pilkada 2015) atau yang tidak memilih kami, punya hak dan mendapat perlakuan yang sama. Kami tidak beda-bedakan,” ujar Fud Syaifuddin, dihadapan masyarakat dalam kampanye terbatas di Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, Selasa 20 Oktober 2020.

Calon wakil bupati KSB, Fud Syaifuddin berdialog dengan nenek Nursian, salah seorang Lansia penerima program Santunan Lansiadi Desa Seloto (20/10)

Mantan Wakil Ketua DPRD KSB periode 2014 – 2019 itu, bahkan meminta masyarakat untuk melaporkan kepadanya jika ada perlakuan tidak adil yang dirasakan atas pelaksanaan program-program tersebut.

“Saya akan langsung tindaklanjuti. Tapi laporannya harus dengan data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan agar tidak menjadi fitnah,” imbuhnya.

Fud menegaskan, pelaksanaan program-program tersebut merupakan upaya untuk mengurangi beban masyarakat. Program santunan Lansia dan Disabilitas, misalnya, adalah bentuk perhatian untuk warga yang sudah dan tidak produktif untuk bekerja.

“Orang tua kita yang sudah Lansia, saudara kita penyandang Disabilitas juga punya hak untuk bahagia dan tidak menyusahkan orang lain. Kadang sebagai anak dan saudara kita tidak memperhatikan mereka, karena itu kami sebagai pemimpin mengintervensi lewat program ini,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh program – program tersebut akan tetap dilanjutkan karena telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  “Soal kekurangan pasti ada, tetapi itu menjadi bahan evaluasi agar kedepan menjadi lebih baik,” kata Fud.

“Saya tidak mungkin berani datang dan berdiri disini hari ini, kalau program yang telah kami laksanakan tidak bermafaat bagi masyarakat,” tandas Fud.

Salah seorang Lansia berusia sekitar 80an tahun, Nursian, warga Dusun Lenang Late, mengaku berterimakasih karena dirinya menjadi penerima program santunan Lansia. Ia yang tinggal bersama suaminya mengaku sangat terbantu atas adanya program tersebut. “Selama ini saya hidup dibantu pemerintah,” ucapnya polos dalam bahasa daerah, di sesi dialog dengan Fud Syaifuddin.

Nursian dan para Lansia lainnya di seluruh wilayah yang telah didatangi calon wakil bupati Fud Syaifuddin untuk berkampanye, berharap agar program tersebut tetap dilanjutkan oleh Firin – Fud.

Seperti di desa lainnya, di delapan titik kampanye di Desa Seloto, Fud Syaifuddin juga membuka kesempatan dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan bahkan kritikan. Kesempatan itu selalu dimanfaatkan dengan antusias oleh masyarakat. Warga Seloto berkomitmen untuk memenangkan pasangan Firin – Fud dengan perolehan suara 95 persen di Pilkada 9 Desember mendatang.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.