14 Ribu Tenaga Kesehatan di NTB Masuk Tahap Pertama Vaksinasi Covid-19

KabarNTB, Mataram – Sebanyak 28.760 vial vaksin Covid-19 tiba di Provinsi NTB, Selasa pagi 5 Januari 2021 . Puluhan ribu vial vaksin tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang pada tahap awal jumlahnya sekitar 14 ribuan orang. Vaksinasi tahap pertama dimulai bulan Januari – Maret 2020 ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, menyebutkan, puluhan ribu vial vaksin tersebut dikemas dalam 15 koli paket.

“Jadi hari ini sesuai dengan nota pengiriman, telah dikirim sebanyak 15 koli vaksin Covid-19 dengan jumlah vial sebanyak 28.760 vial. Ini untuk 14 ribuan orang, karena setiap orang dapat jatah dua vaksin atau dua kali penyuntikan,” kata Nurhandini Eka Dewi.

Kepala Dinas Kesehata NTB, dr Nurhandini Eka Dewi

Disebutkan dr. Eka, jumlah total tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksin Virus Corona di Provinsi NTB yaitu sebanyak 30 ribu orang. Namun dari jumlah ini, masih tersisa sekitar lima ribu tenaga kesehatan yang belum masuk ke dalam sistem informasi sumber daya manusia kesehatan.

Dinas Kesehatan Provinsi NTB akan memprioritaskan tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit rujukan utama dan kedua. Pendistribusian vaksin ke kabupaten/kota akan dilakukan setelah ada jadwal yang diberikan. Karena Provinsi NTB merupakan daerah yang masuk gelombang kedua pendistribusian vaksin.

Sebelum penyuntikan vaksin dilakukan, belasan ribu tenaga kesehatan tersebut akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu apakah sudah memenuhi syarat atau tidak. Sebab ada 12 penyakit yang jika diderita oleh seseorang maka tidak diperbolehkan mendapatkan vaksin tersebut.

Beberapa penyakit yang tidak diperbolehkan mendapatkan vaksin diantaranya mereka yang memiliki riwayat autoimun, hipertensi, penyakit diabetes mellitus, HIV dan beberapa penyakit lainnya.

“Sebelum tanggal pelaksanaan, kita akan melakukan screening juga karena ada 12 penyakit yang tidak boleh diimunisasi. Kita akan pastikan bahwa semua tenaga kesehatan kita nantinya betul-betul sesuai dengan persyaratan boleh divaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan hasil video konferensi bersama Mendagri, Menkes dan Kepala BNPB bahwa vaksinasi perdana tingkat pusat akan dilakukan secara simbolis pada tanggal 13 Januari. Yang akan divaksin yaitu Presiden Joko Widodo. Selanjutnya tanggal 14 Januari secara serentak di 34 provinsi rencananya yang divaksin adalah kepala daerah, Forkopimda, Toga dan Toma secara simbolis sebanyak 10 orang, termasuk Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.