Pemuda Pengedar Sabu Tak Berkutik Setelah Tiga Kali Kelabuhi Petugas

KabarNTB, Mataram — Sat Resnarkoba Polresta Mataram menangkap seorang pemuda pengedar Narkotika jenis Sabu berinisial MY (26 tahun) warga Dusun Bug-bug Selatan Kecamatan Lingsar Kota Mataram.

Saat ditangkap, pelaku dua kali berniat mengelabui petugas. Tapi upanya tidak berhasil karena petugas lebih jeli.

“Pemuda pengedar sabu ini dua kali mengelabui petugas namun yang ketiga kali ia gagal. Dia diamankan hari Senin 18 januari 2021 sekitar pukul 21.25 Wita,’’ ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, Kamis 21 Januari 2021.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi didampingi penyidik menunjukkan barang bukti sabu yang berhasil diamankan dari tersangka MY

Pertama, saat menerima informasi masyarakat. Petugas mendatangi Dusun Lingsar Timur, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Keberadaan pelaku didapati petugas, namun Pelaku mengetahui kedatangan petugas.

Untuk mengelabui petugas, MY berupaya berupaya membuang sabu dengan niat menghilangkan barang bukti. Niat tersebut digagalkan petugas. “Dia mau buang ke selokan, tapi kita gagalkan. Barang buktinya hampir jatuh ke selokan. Ada 8 poket sabu yang kita temukan dengan berat 4,54 gram,” beber Kapolresta.

Kedua, saat proses pengembangan. Petugas berupaya menggeledah rumah pelaku. Pelaku kembali berniat mengelabui petugas dengan menunjukkan rumah orang tuanya sebagai rumahnya. Sedangkan dirinya sudah memiliki rumah, Tapi petugas lebih cerdik dan tidak berhasil dikelabui.

“Ini malah dia tunjukkan rumah orang tuanya. Terus dia tunjukkan rumah dia yang sebenarnya. Niat jahatnya untuk mengelabui itu terbaca karena gerak-gerik dia yang mencurigakan,’’ tuturnya.

Saat diinterogasi, MY mengakui sebelumnya pernah ditangkap juga dalam kasus serupa tahun 2020. Tapi karena barang bukti tidak ada, MY Hanya dikenakan Pasal 127 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. MY saat itu sebagai pengguna dan mengikuti Rehabilitasi.

‘’Dulunya pernah ditangkap berdasarkan informasi masyarakat pada tahun 2020. Dulu dia sedang pesta sabu. Tapi karena barang bukti tidak ada dan dia direhabilitasi,’’ kata Kapolresta.

Kini MY kembali mengkonsumsi Sabu dan diduga mengedarkan dengan barang bukti 4,54 gram. “Sekarang dia tidak bisa mengelak lagi. Karena barang bukti lengkap kita dapatkan. Selain itu percakapan handphone juga menguatkan pelaku sebagai pengedar,’’ jelas Kapolresta.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.