4 Terduga Pelaku Pencurian Dengan Modus Pindahan Rumah, Ditangkap Polisi

KabarNTB, Mataram – Tim Puma Satreskrim Polresta Mataram menangkap empat pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan modus pindahan rumah. .Keempat pelaku tersebut masing-masing berinisial ZH (27), NR (33), IK (42) dan SR (32). Keempatnya diamankan di lokasi dan waktu yang berbeda.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, Senin (08/03/2021) mengatakan, pengungkapan terhadap kasus ini tidaklah mudah. Karena kasus ini terjadi 28 Oktober 2019 lalu di perumahan Cristal Regency Jalan Bung Karno, Kelurahan Mataram timur, Kota Mataram. Dimana salah satu pelaku, NR ditangkap lebih dulu di kasus yang lain. Lalu barang bukti yang diamankan darinya, mengarah pada kasus ini.

‘’Ada empat pelaku curat yang kami amankan. Terungkap karena ada barang buktinya yang cocok dengan laporan polisi yang kita terima,’’ ungkap Kombes Pol Heri Wahyudi.

Diungkapkannya, kronologis pencurian tersebut berawal dari ZH yang merupakan tukang cat yang memperbaiki rumah korban. Saat itu, korban sedang berada di luar daerah. Saat pekerja atau tukang yang lain libur, ZH kemudian mengajak tiga pelaku lainnya untuk menguras isi rumah korban.

‘’ZH bisa dibilang ketuanya. Dia mengajak pelaku lainnya,’’ tandasnya.

Karena sudah faham dan hafal kondisi rumah. Tersangka masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci menggunakan kunci yang disimpan korban dipojok rumah.

‘’Dia ini kan bekerja di sana. Jadi hafal kondisi rumahnya,’’ imbuhnya.

Dengan leluasa, keempat pelaku menggondol barang-barang milik korban. Mulai dari 1 buah lemari es warna Abu-abu, 1 buah Spring bed, 1 buah bor listrik, 1 buah mesin serut listrik dan 2 buah mesin potong listrik.

‘’Ada barang bukti lainnya juga yang kami sedang kumpulkan,’’ tuturnya.

Dijelaskannya, walaupun pencurian dilakukan pukul 11.30 Wita atau tengah hari. Tetangga korban sama sekali tidak menaruh curiga saat para terduga pelaku mengangkut seluruh isi rumah korban ke mobil pick up. Tetangga mengira korban sedang pindahan. Karena pekerja yang dikenal ikut memindahkan barang.

‘’Jadi sudah diseting khusus juga sama pelaku. seolah-olah korban sedang pindahan sehingga tetangganya tidak curiga. Padahal mereka ini sedang menguras barang milik korban,’’ tukas Heri.

Sementara itu disaat yang bersamaan, Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Kadi Budi Astawa mengatakan, keempat pelaku diketahui melakukan tindakan krimintal tersebut karena butuh uang dalam waktu cepat. Mereka berupaya menjual hasil curiannya juga dengan cepat.

‘’Seluruh barang curian itu dijual Rp.2 juta. Lalu hasilnya dibagi rata masing-masing dapat Rp 500 ribu. Kita ungkap kasus ini awalnya dengan barang bukti yang sinkron. Lalu kita kembangkan dan menangkap empat pelakunya,’’ terangnya.

Kadek tak lupa mengimbau warga masyarakat. Khususnya yang meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan.

‘’Itu perlunya kamera CCTV agar pengawasan maksimal,’’ pintanya.

Akibat perbuatannya, keempat pelaku curat ini terancam dijerat pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun hukuman penjara.(NK/JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.