Kuasa Hukum Mo-Novi Ucap Syukur, MK Tolak Permohonan Jarot-Mukhlis

KabarNTB, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK), menolak permohonan pasangan, Ir. Syarafuddin Jarot MP–Ir. Mokhlis, M.Si selaku pemohon. Putusan ini disampaikan pada Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, NTB, Tahun 2020, Kamis (18/3/2021).

Sidang yang berakhir sekitar pukul 16.00 Wita sore tadi, sekaligus mengakhiri perjuangan paslon nomor 5 tersebut yang menempuh upaya santun dan legal untuk mengungkap dugaan kecurangan Pilkada. Karena dalam amar putusan Nomor 110/PHP.BUP-XIX/2021 setebal 257 halaman, dugaan itu tidak terbukti.

Putusan itu dibacakan dalam Rapat Permusyawaratan Hakim oleh Sembilan Hakim Konstitusi yaitu Anwar Usman selaku Ketua merangkap Anggota, Aswanto, Arief Hidayat, Saldi Isra, Manahan M.P. Sitompul, Wahiduddin Adams, Suhartoyo, Daniel Yusmic P. Foekh, dan Enny Nurbaningsih, masing-masing sebagai Anggota pada Hari Jumat, 5 Maret 2021, dan diucapkan dalam Sidang Pleno Mahkamah Konstitusi terbuka untuk umum pada Hari Kamis, 18 Maret 2021.

Dengan putusan ini, pasangan Drs H Mahmud Abdullah–Dewi Noviany, S.Pd M.Pd yang disingkat dengan sebutan Mo—Novi, dapat ditetapkan KPU Sumbawa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa terpilih.

Untuk diketahui, dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, NTB, Tahun 2020, paslon Jarot—Mokhlis selaku pemohon memberikan kuasa khusus kepada Sirra Prayuna, SH., Ace Kurnia, S.Ag., SH., Abdul Aziz, SH., MH., Alwanih, SH., MH., M. Faisal Rachman, S.HI., Ali Usman Ahim, SH., MH., dan D.A. Malik, SH., yang tergabung dalam advokat dan konsultan hukum”Sirra Prayuna & Associates Law Office.

Sedangkan pihak termohon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa memberi kuasa dengan hak substitusi dan hak retensi kepada Dr. Bambang Widjojanto, Iskandar Sonhadji, SH., Heriyanto, SH., MH., dan Aura Akhman, SH., MH. Dari kantor “WSA Law Firm”.

Untuk termohon Mo—Novi, memberi kuasa dengan hak retensi dan hak substitusi kepada Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH., M.Sc., Gugum Ridho Putra, SH., MH., Adria Indra Cahyadi, SH., MH., Eddi Mulyono, SH., Muhammad Dzul Ikram, SH., MH., KhairulFadli, SH., MH., Elfano Eneilmy, SH., MH., Yusmarini, SH., Kusnaini, SH., dan M.Erry Satriyawan, SH., yaitu advokat dan konsultan hukum pada kantor Ihza & Ihza Law Firm.

Menanggapi putusan itu, Kusnaini SH selaku Kuasa Hukum Mo–Novi, menyampaikan rasa syukur. Ditolaknya permohonan Jarot–Mokhlis oleh MK menurut Kus, sudah diperkirakan sejak awal. Karena sebelumnya tim hukum tetap menyampaikan analisa hukum baik melalui statemen-statemen di media massa maupun dalil-dalil yang diajukan oleh pemohon.

“Alhamdulillah, hari ini terbukti bahwa seluruh gugatan pemohon ditolak,” pungkasnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.