Soal Kontrak dengan PTGTI, Gubernur : Kita Komit Jaga Iklim Investasi

KabarNTB, Mataram – PT. Gili Trawangan Indah (GTI) sampai saat ini masih memiliki hak pengelolaan pulau indah di Kabupaten Lombok Utara itu hingga tahun 2026, Pemerintah Provinsi NTB, menegaskan tetap ingin memuliakan investasi.

“Kita tetap mempertimbangkan investasi dan kontrak kerjasama yang telah dibuat bersama PT GTI agar iklim investasi tidak terganggu,” jelas Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Kamis 03 Juni 2021.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah

Salah satu point kesepakatan baru (Addendum) Pemprov bersama Jaksa Pengacara Negara (JPN) dengan PT. GTI adalah besaran kontribusi yang selama ini disetorkan ke pemerintah daerah sebesar 22, 5 juta per tahun sejak penandatanganan kontrak pada 1995 silam. Nilai tersebut dinilai tak sesuai lagi dengan Permendagri No 19 tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah.

“Kalau Permendagri Nomor 3 tahun 1986 yang dipakai dulu tidak menggunakan rumus menentukan besaran kontribusi. Itu termasuk yang akan disepakati ulang dengan PT GTI,” tegas Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Tomo Sitepu,

Kajati juga menambahkan, belum ada temuan kerugian negara dari pengelolaan aset oleh PT. GTI seluas 65 hektar di Gili Trawangan tersebut. Adapun beberapa klausul kesepakatan lainnya masih terus dikaji termasuk beberapa usaha warga yang menempati sebagian lahan yang dikelola PT GTI.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.