3 Lelaki Pembawa Narkoba Ditangkap di BIL, 7 Ons Lebih Sabu Disembunyikan Dalam Dubur

KabarNTB, Mataram – Badan Narkotika Nasional Provinsi NTB (BNNP NTB) berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu seberat lebih dari 7 ons yang melibatkan tiga pelaku, di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis 8 Juli 2021.

Ketiga pelaku masing-masing laki-laki berinisial S (38 tahun) warga Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, RN (44 tahun) warga Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, serta R (33 tahun) dari India dan berdomisili di Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Ketiga pelaku penyelundup narkotika jenis sabu yang disembunyikan didalam dubur yang ditangkap BNNP NTB di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Lombok Tengah

Kepala BNNP NTB Bagas Nugraha, mengungkapkan, dari tangan ketiga terduga pelaku, berhasil diamankan 9 bungkus plastik bening berbentuk lonjong dan berlapis kondom yang berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 737,54 gram (7 ons lebih) dengan rincian :

Satu bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu seberat 98,79 gram, satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 98,88 gram, satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 49,36 gram, satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 99,33 gram, satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 99,19 gram, dan satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 45,97 gram.

Selanjutnya satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 49,57 gram, satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 97,68 gram, satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu seberat 98,77 gram, serta enam unit handphone.

“Jadi total barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan seberat 737,54 gram yang dipecah menjadi 9 bungkus dan dilapis kondom,” ungkap Bagas Nugraha saat press rilis kamis 15 juli 2021, di Kantor BNNP NTB.

Bagas menjelaskan, penangkapan ketiga terduga pelaku berawal dari informasi dari masyarakat. Dari informasi tersebut, pada Kamis 8 juli 2021 petugas BNNP NTB bersama dengan pihak AVSEC dan KKP berhasil menangkap ketiga pelaku saat turun dari pesawat.

Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan dan interogasi singkat terhadap ketiga pelaku. Dari hasil introgasi, ketiga terduga pelaku mengakui membawa Narkotika Golongan 1 jenis Metamfetamin (Sabu) dengan modus roket (disembunyikan dalam dubur).

“Petugas langsung menyuruh masing-masing terduga pelaku untuk mengeluarkan sabu yang mereka bawa dari dalam duburnya,” jelas Bagas.

Adapun barang yang di keluarkan masing-masing terduga pelaku berjumlah tiga buah paket yang telah dimodifikasi dan di bungkus dengan kondom. “Pelaku S membawa 247,03 gram sabu, RN membawa 244,49 gram sabu, dan R membawa 246,02 gram sabu,” bebernya.

Selanjutnya ketiga terduga pelaku beserta barang bukti di bawa ke Kantor BNNP NTB guna proses penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, ketiganya di jerat dengan pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2), UU No. 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal Hukuman mati.

Ketiga terduga pelaku membawa narkotika jenis sabu dari Batam, Kepulauan Riau menggunakan pesawat Citilink menuju Lombok transit Jakarta.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.