Satgas Kembali Bubarkan Resepsi Perkawinan di Kecamatan Plampang Sumbawa

KabarNTB, Sumbawa – Meski sebelumnya Satgas Penanganan Covid-19 kecamatan Plampang telah beberapa kali melakukan pembubaran acara resepsi perkawinan, namun masih saja ada masyarakat yang ngeyel dan tetap bersikukuh menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan di tengah pelaksanaan PPKM skala mikro tersebut.

Pada Selasa pagi 10 Agustus 2021, Satgas Kecamatan Plampang kembali dengan terpaksa membubarkan pesta resepsi pernikahan yang berlokasi di Gedung Serba Guna Desa Selante.

Tim Satgas Pananganan Covid-19 Kecamatan Plampang menyampaikan himbauan agar acara resepsi perkawinan di Gedung Serbaguna Desa Selante dihentikan

Tindakan itu dilakukan lantaran acara resepsi dimaksud memicu kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan COVID-19.

“Masih adanya kegiatan serupa yang digelar karena masih kurangnya pemahaman masyarakat terkait PPKM Level 3 yang telah disampaikan pemerintah, sehingga ada yang tetap melakukan kegiatan yang berpotensi mengundang massa dalam skala besar,” ungkap Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, Selasa.

Ia mengatakan, sebelumnya Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Plampang telah mengetahui rencana akan dilaksanakannya resepsi pernikahan pada hari Selasa tanggal 10 Agustus 2021 di Desa Selante. “Berkaitan dengan informasi tersebut, Satgas Penanganan Covid 19 Plampang sudah berulang kali menghimbau panitia acara, namun pada hari H tetap dilaksanakan dan terpaksa harus dihentikan,” ucap Kasi Humas.

Selasa pagi sekitar pukul 09.50 wita, Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Plampang mendatangi tempat acara dan melakukan penghentian kegiatan resepsi pernikahan.

“Penghentian kegiatan tersebut sejalan dengan adanya Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor : 360 / 350 / VIII / Pem / 2021, tanggal 02 Agustus 2021 tentang Penegasan Pelarangan Pelaksanaan Kegiatan Resepsi atau Perayaan dan Kegiatan Kebudayaan ( Barapan Kerbau/Main Jarang ) selama masa PPKM di Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.

Saat dilakukan penghentian kegiatan resepsi pernikahan oleh Satgas Penanganan Covid 19, pihak panitia dan pihak keluarga kedua mempelai memahami dan mengerti, kemudian langsung menghentikan pelaksanaan acara resepsi.

Dalam kesempatan tersebut petugas juga memberikan himbauan agar masyarakat paham dan bisa bekerja sama dalam hal penerapan PPKM level 3 untuk tidak mengadakan segala kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan warga.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.