Agen PDPGR Wajib Absen Sidik Jari !

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemda Sumbawa Barat tidak hanya memberlakukan absensi sidik jari untuk para ASN, tetapi juga wajib bagi para agen Program Daerah Gotong Royong (PDPGR). Agen PDPGR berstatus non PNS yang direkrut dari masyarakat setempat dan di SK-kan oleh Bupati. Saat ini agen PDPGR berjumlah lebih dari 700 orang dan mendapatkan gaji yang dialokasikan melalui APBD.

Pemberlakuan absensi sidik jari untuk para agen PDPGR itu mulai diterapkan di Forum Yasinan Pemerintah KSB, Jum’at malam 5 april 2018.

Tidak hanya sekali, absen dilaksanakan dua kali. Pertama sebelum forum Yasinan dimulai sekitar pukul 18.00 Wita dan kedua ketika akan pulang pukul 20.00 Wita.

“Absensi sidik jari ini menguji keistiqomahan para agen PDPGR untuk hadir di Forum Yasinan dan pembuktian IJS. Sebenarnya saya percaya Agen PDPGR sudah IJS, tapi ini karena usulan dan telah menjadi mekanisme,” kata Bupati HW Musyafirin.

Bupati meminta Agen selalu hadir di tengah masyarakat dan peka mengggerakkan partisipasi masyarakat.

Ia menegaskan, jika ada warga yang tidak terpenuhi hak-hak dasarnya, termasuk masalah keamanan dan ketertiban di KSB maka yang harus disalahkan adalah para agen, bukan kepala desa/lurah, camat sampai Bupati.

“Jika ada warga yang menempati rumah tidak layak huni, maka itu kesalahan Agen. Jika ada warga yang tidak bisa makan karena lapar, maka itu salah Agen. Jika ada warga menggunakan narkoba, maka itu salah Agen,” tegas Bupati.

Karena itu, Agen harus aktif mengontrol kehidupan setiap rumah tangga di wilayah kerjanya di setiap Desa/Kelurahan. Juga aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa atau pihak Desa/Kelurahan jika ada temuan.

“Agen jangan jalan sendiri. Agen harus bersinergi dengan komponen lain. Semakin mampu kita gerakkan partisipasi masyarakat, di situlah tolak ukur keberhasilan kita. Jadi layani masyarakat dengan sepenuh hati,” imbuh Bupati.

Sementara Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, menambahkan, baik buruk, maju dan mundurnya KSB ada di tangan seluruh elemen masyakat KSB. Karenanya, sinergitas harus terus dibangun untuk bersama-sama membangun KSB ke depan yang semakin maju.(EZ/*)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.