Alhamdulillah, Warga Kampung Banjir Sumbawa Resmi Punya Tanah dan Rumah

KabarNTB, Sumbawa — Warga korban banjir tahun 2006 di Dusun Kapas Sari (Kampung Banjir) Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir Sumbawa Besar, akhirnya mendapatkan legalitas atas kepemilikan lahan pekarangan dan rumah mereka.

Pada Senin 4 maret 2019, bersama pemerintah desa dan kecamatan, bupati Sumbawa HM Husni Djibril yang didampingi anggota DPRD Sumbawa secara langsung menyerahkan sebanyak 218 unit bangunan beserta tanah kepada warga setempat.

Hibah Tanah dan Bangunan Pemerintah Kabupaten Sumbawa sejumlah 218 unit tersebut, dengan luas tanah masing-masing + 100 M2/1 are, hal tersebut sesuai Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 414 Tahun 2019 tentang Hibah Tanah dan Bangunan kepada Masyarakat Korban Banjir Kabupaten Sumbawa Tahun 2006.

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril menyerahkan secara simbolis hibah tanah dan bangunan kepada warga Dusun Kapas Sari (Kampung Banjir)

Bupati Sumbawa dalam sambutannya menyatakan, sangat bahagia dan bangga bisa bersilaturrahim dengan masyarakat Kampung Banjir yang dulu pernah datang menemuinya dikantor. Sebagai pimpinan daerah dan didukung oleh perangkat kerja yang tanggap dan cermat, janji Bupati untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat dipenuhi, dengan menyerahkan langsung Hibah Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam bentuk tanah dan bangunan bagi masyarakat Kampung Banjir.

Bupati menjelaskan, bahwa proses panjang telah dilalui oleh pemerintah, dengan mengikuti semua aturan dan hukum yang berlaku sehingga tanah dan bangunan yang diterima masyarakat tersebut sangat aman dan tidak bisa diganggu lagi kepemilikannya.

Dalam hal ini, dirinya berpesan agar apa yang telah diraih harus dipelihara dan dijaga dengan baik, jangan sampai dijual atau dipindah tangankan.

“Hari ini masyarakat Kampung Banjir punya catatan sejarah tersendiri, mendapatkan Hibah dari Pemerintah Daerah, yang tidak semua orang bisa mendapatkannya dan diatur haknya oleh Undang-Undang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumbawa, Wirawan, dalam laporannya menyampaikan, bahwa Hibah Barang Milik Daerah berupa Tanah dan Bangunan untuk masyarakat korban banjir Sumbawa tahun 2006 di Dusun Kapassari desa Moyo, telah melalui proses yang panjang sejak tahun 2013. Tanah dan Bangunan yang telah digunakan selama 12 tahun sejak tahun 2007.

Adapun dasar pelaksanaan hibah yaitu : Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Pengelolaanbarang Milik Negara/Daerah. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.