Beringin Sila Dihajatkan sebagai Penyokong Lumbung Pangan Nasional

KabarNTB, Sumbawa — Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, dihajatkan sebagai salah satu penyokong utama Provinsi NTB sebagai lumbung pangan Nasional di masa depan.

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril pada acara peletakan batu pertama pembangunan bendungan Beringin Sila, Senin 21 Januari 2019, mengatakan, Kabupaten Sumbawa mempunyai potensi air yang cukup banyak.

Saat ini potensi tersebut terbuang ke laut sekitar 60 persen. Agar air tersebut tidak terbuang percunma, mesti bisa dimanfaatkan melalui bendungan untuk penyuplai kebutuhan air pertanian.

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril

Dengan dimulainnya pembangunan bendungan beringin sila, Bupati berharap mendapat dukungan penuh dari masyarakat Sumbawa khususnya di Kecamatan Utan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lancar sesuai harapan.

Hal tersebut penting, mengingat keberadaan bendungan Beringin Sila nantinya akan memberi manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Sumbawa.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama mengawal agar pembangunan Bendungan Beringin Sila dapat berjalan dengan lancar, demi kepentingan bersama baik pemerintah maupun masyarakat,” ujar Bupati.

Sebelumnya Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Asdin Julaidy, mengatakan, Bendungan Beringin Sila akan mengairi 3.500 Ha lahan persawahan yang khusus area yang ditanami padi. Selain itu juga menjadi obyek wisata dan budidaya perikanan.

Ia meminta masyarakat Utan untuk tetap menjaga daerah penyangga dan kelestarian keberadaan hutan yang berada di hulu bendungan agar tidak terjadi longsoran, sehingga pengerjaan proyek Bendungan Beringin Sila dapat berjalan dengan lancar, dan kondisi bendungan tetap dalam keadaan baik.

Kedepan BWS merencanakan akan melepas ikan secara alami sehingga seluruh masyarakat dapat menangkap ikan secara alami juga.

Ground breaking ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur NTB didampingi oleh oleh bupati sumbawa serta pejabat dari kementerian PU RI. Kemudian dilanjutkan dengan proses penggalian titik koordinat AS bendung oleh Gubernur NTB, Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Bupati Sumbawa beserta tamu undangan lainnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.